Hadiah untuk kamu 'cinta'
'Parables And Poems'
- papiie -
Embraced, our Love
Di ambil dari kumpulan tulisan ;
'Tria Zhaevylla, dan Yuda Nugroho Widyanto'
Re-wrotten by, Yuda Bastard
"Hidup adalah kegelapan jika tanpa hasrat dan keinginan.
Dan semua hasrat-keinginan adalah buta,
jika tidak disertai pengetahuan.
Dan pengetahuan adalah hampa jika tidak diikuti pelajaran.
Dan setiap pelajaran akan sia-sia jika tidak disertai cinta"
- Kahlil Gibran -
***
'Mature content' yang dimaksudkan, sesuatu yang sangat dibutuhkan saat membaca semua ini.
'Kedewasaan'
***
Dunia ini tu begitu menyilaukan, bunga-bunga trotoar yang terlalui dalam sebuah perjalanan nggak mampu menggoda walau hanya sesaat, untuk membuat aku melempar jangkar perahuku.
Entah apa yang terjadi, hatiku terpaut dalam bejana yang masih belum dapat ku sentuh.
Kilauan bening riak air yang terlihat dalam bejana itu, mampu membuatku terperangah, meski hanya beberapa saat, tapi membuat mataku nggak mampu berpaling, kenyamanan dan beningnya mampu membuatku melepas dahaga hatiku.
itu gambaranku tentang dirimu dan perjalananku di sini tanpamu.
Nggak mampu melukiskan keindahan hati yang kamu tawarkan.
Hingga semuanya hampir membuatku malu, tertunduk aku dalam manjamu.
Yang membasuh segarkan hatiku, yang tlah lusuh mandi keringat yang berbalut debu jalanan, di sekian lama perjalanan melawan waktu.
Meski dunia akan tertawa aku akan membiarkannya, karena tawa mereka nggak akan bisa menyaingi buah bahagia yang kan ada, ku rasakan sebelum dan sesudahnya kita saling memiliki, trims cinta.
- papiie -
STOP PEMBAJAKAN KARYA HAK CIPTA!!!
Pernikahan yang ada di depan mata hancur berantakan dalam semalam.
Mimpi, cinta, usaha dan segala hal yang selama ini ia tapaki seolah runtuh bersama dengan pengkhianatan yang ia terima.
Mahika tak pernah menyangka hidupnya yang adem ayem akan mencapai titik klimaks rasa kecewa di usia dua puluh dua. Sikap optimis yang mendarah daging dalam dirinya tak lagi bersisa selepas malam itu. Tak lagi ada setitikpun cahaya yang bisa ia lihat ketika bangun di pagi hari. Cintanya selama dua tahun kandas di saat mereka harusnya tengah berbahagia. Bagaimana bisa dunia sekejam itu padanya?
Narasi-narasi patah hati berkumandang nyaring sekali, menyambut kegagalan akbarnya yang mematahkan hati ; sepatah-patahnya. Mahika hancur, lebur dalam keping-keping rasa sakit yang tiada henti menikam, meluluh-lantahkan sedikit harga diri yang ia genggam.
Luka itu terlalu dalam hingga ia meragu ... bertanya-tanya diantara isak tangis yang ia untai di depan Tuhan yang maha kuasa.
Pasca rasa sakit ini, apakah ia akan bisa kembali jadi Mahika seperti sebelumnya? Apakah akan ada masa dimana ia percaya lagi pada cinta? Dan apakah ada di luar sana, setidaknya satu saja ... satu saja manusia yang bisa ia genggam tangannya tanpa menyakiti ataupun mengkhianati?
(PERHATIAN ‼️ BEBERAPA PART DALAM CERITA INI SUDAH DI HAPUS OLEH PENULIS DAN BISA DI BACA DI KARYAKARSA. TERIMAKASIH.)