Story cover for Amnesia #DAEJAE VER. by kayshinhb
Amnesia #DAEJAE VER.
  • WpView
    LECTURAS 1,780
  • WpVote
    Votos 114
  • WpPart
    Partes 3
  • WpView
    LECTURAS 1,780
  • WpVote
    Votos 114
  • WpPart
    Partes 3
Concluida, Has publicado jun 02, 2016
"Hai Youngjae-ah"
  "Kau siapa? Apakah kita pernah bertemu sebelumnya?
  .
  .
  .
  
  
    Amnesia
  .
  .
  .
  
  Jung Daehyun pacar dari seorang Yoo Youngjae sekaligus dokter Youngjae juga, Daehyunpun masuk ke ruang rawat Youngjae.

  "Bagaimana kabarmu Yoo Youngjae?" Youngjae hanya diam saja, tak biasanya Youngjae seperti ini.

  "Saya baik baik saja uisa" Daehyun hanya mengangguk dan tiba tiba saja ada yang masuk ke ruang rawat, Daehyun melihat siapa ternyata yang lain.

  "Rupanya kalian, aku fikir siapa" ucap Daehyun yang sedang meng check infusan Youngjae, Himchan hanya memutar bola matanya malas karena sikap Daehyun yang dingin.

  "Dokter.." Daehyun langsung menengok kearah Youngjae.

  "Ada apa?" tanya Daehyun cukup dingin.

  "Boleh aku bertanya padamu?" Daehyun mengangguk "Kenapa kau begitu perhatian denganku? Padahal aku sama sekali tidak mengenalimu."
  
  DEG!
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Amnesia #DAEJAE VER. a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#81youngjae
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
SEQUENCE  de SiMusangAlbino
1 parte Concluida
"Xiah Junsu.." "Jangan Xiah lagi! Aku sudah bukan Xiah, seperti kau yang bukan Hero, dan dia bukan Micky! Sudah kukatakan berulang kali mereka semua sudah mati! Kapan kau akan menerima jika kita semua sudah bukan sosok sama seperti yang ada di dalam ingatanmu, Hyung! Kita sudah bukan manusia sama!" Jaejoong tersentak, sementara air mata jatuh dengan begitu deras di wajah Junsu dan di sela-sela teriakannya yang tanpa jeda. Sementara Yoochun bungkam di tempatnya, sorot matanya menunjukkan bahwa dia tengah sangat tersiksa. "Disini kita berjuang dengan pertaruhan nyawa! Membersihkan nama, dan mencoba bangkit! Memulai semuanya dari nol lagi! Rasanya seperti di neraka! Aku hampir menyerah jika bukan karena Jaejoong Hyung yang bersikeras untuk tetap mencoba dan bertahan..." "...aku bersedia menukar apa saja yang tersisa dariku supaya bisa bersinar sekali lagi, tapi Yoochun mengacaukan semua usahaku! Aku benci Jaejoong Hyung yang keras kepala, lalu lebih benci kau yang bisa bertindak semaumu! Sementara aku disini terpanggang dalam harapan-harapan tentang masa depan yang semakin suram!" Junsu mengarahkan garpu dalam kepalan tinjunya ke arah Yoochun. "Kau.." "Jangan pikir aku tidak tahu, bahwa selama ini kau diam-diam bersenang-senang di luar sana! Pergi ke klub! Dan minum-minum!" "Darimana kau.." "Naif sekali kau berfikir kita sama sekali sudah bukan siapa-siapa, penggemar mungkin pergi! Tapi penguntit tidak! Aku berperang urat melawan mereka setiap kali ada yang mengirimi potretmu di klub!" Junsu tidak berbohong, beberapa kali memang nomor misterius mengiriminya foto-foto berisikan 'kemungkinan Yoochun'. Dia mengelak tentu saja, berkata jika anggotanya tidak sesembrono itu, tapi lewat topi dan alat penyembunyi identitas lain, Junsu tahu bahwa itu Micky-nya.
Foolish Love [✔] de affectionnate
70 partes Concluida Contenido adulto
[17+ CONTENT : MOHON BIJAK DALAM MEMILIH BACAAN] Menjadi murid baru di SOPA High School membuat Jung Jaehyun bertemu dengan salah satu perempuan teraneh menurutnyaㅡRoseanne Park. Entah Jaehyun harus menyesal pindah ke sekolah ternama itu atau tidak karena harus selalu bertemu Rose yang tidak pernah ia sukai, namun Rose sangat menyukainya. Rose adalah murid yang dikenali sebagai sosoknya yang periang bahkan sangat ceria, jadi tidak heran banyak yang menganggap Rose sebagai moodbooster terkecuali Jaehyun. Bagi Jaehyun, Rose adalah benalu yang harus dimusnahkan dari siklus kehidupan sekolahnya. Bagaimana tidak? Jaehyun selalu mendapatkan gangguan tanpa henti dari Rose yang tidak pernah absen membuat Jaehyun kesal. Tapi, Rose hanya berusaha peduli dan membuat Jaehyun kesal adalah hobinya sebab ia merasa bahagia bila berada di dekat Jaehyun. Rasa bahagianya saat melihat Jaehyun seolah menutupi sisi dirinya yang tidak pernah diketahui oleh siapapun. Sampai suatu hari sosok Rose yang tidak seperti biasanya berhasil menarik perhatian Jaehyun. Untuk pertama kalinya, Rose bersikap cuek pada Jaehyun. Entahlah, ia merasa ada yang aneh dengan Rose yang seketika jadi jarang tersenyum. Sebenarnya apa yang terjadi dengan gadis itu? •••• "Apa rumus umum dari integral, ROSE?" Jung seonsaengnim menunjuk Roseanne Park, murid yang mungkin tidak pernah tertimpa masalah dalam hidupnya karena anak ini selalu ceria dan hampir tidak pernah kelihatan sedih sehingga membuat orang terkadang terheran-heran. "JAEHYUN DITAMBAH ROSE SAMA DENGAN LOVE, SAEM!" ujar Rose menanggapi sambil menatap Jaehyun dan melakukan aegyo yang membuat wajah cantiknya terlihat imut. "Bisa gak lo lenyap aja dari muka bumi?" -Jaehyun. "Jangan dong, nanti gak ada yang bisa memberikan kamu cinta sebesar yang aku kasih hehehe." -Rose.
I'm Not the Protagonist (Completed) de yooandmii
69 partes Concluida Contenido adulto
Dahyun sangat bersemangat membaca novel yang dia temukan di rumah kosong. Bukan hanya ceritanya yang seru, tapi karena nama dua karakter dalam novel tersebut. Im Jeongyeon dan Lee Dahyun. Namun dia tiba-tiba kehilangan minat setelah mengetahui bahwa dua karakter itu mati dengan mengenaskan di tangan protagonis. Dahyun menutup novel itu dan melihat ke arah Jeongyeon yang sedang sibuk dengan laptopnya. Dia tiba-tiba menjadi tertarik dan bertanya, "Hei, Jeong. Jika itu kau, bagaimana kau akan mengubah nasib tragismu?" Jeongyeon melirik Dahyun dan berkata, "Tidak pernah berhubungan dengan wanita itu." Dahyun tertawa terbahak-bahak, merasa bahwa ini adalah sesuatu yang bisa dilakukan Jeongyeon. Dia melambaikan tangannya dan berkata, "Jika itu aku, aku akan langsung menemuinya untuk meminta maaf dan bersujud di kakinya. Jika cara ini masih tidak berhasil, aku hanya bisa makan dan menunggu untuk mati." Jeongyeon tertawa dan kepalanya yang tegang mulai mengendur, "Kau benar-benar konyol. Mana mungkin kita bisa masuk ke dalam novel dan berpakaian seperti umpan meriam. Itu hanya omong kosong." Itulah hal terakhir yang di dengar Dahyun dari mulut Jeongyeon sebelum dia pergi ke kamar untuk beristirahat. Namun siapa sangka, begitu dia membuka matanya, Jeongyeon menemukan dirinya berada di tempat asing. Bahkan dia terbangun dengan posisi sedang membungkuk di atas seorang wanita, meraih sepasang pergelangan tangan ramping dengan tangan kanannya dan menarik tali jubah mandi dengan tangan kirinya. "Im Jeongyeon!! Tiba-tiba suara dingin terdengar di telinganya. Jeongyeon mengangkat kepalanya dan menemukan mata rubah yang dingin dan tajam. Wanita itu menatap dengan marah. "......" "Ayo kita bercerai!" Sial! Apa dia benar-benar masuk ke dalam novel?!
Quizás también te guste
Slide 1 of 7
SEQUENCE  cover
TIC TOC [√ COMPLETED] cover
Foolish Love [✔] cover
Memories {END} cover
ᶠᵃᵏᵉ 𝐑𝐞𝐥𝐚𝐭𝐢𝐨𝐧𝐬𝐡𝐢𝐩 [END] cover
Nikah Muda [✔] cover
I'm Not the Protagonist (Completed) cover

SEQUENCE

1 parte Concluida

"Xiah Junsu.." "Jangan Xiah lagi! Aku sudah bukan Xiah, seperti kau yang bukan Hero, dan dia bukan Micky! Sudah kukatakan berulang kali mereka semua sudah mati! Kapan kau akan menerima jika kita semua sudah bukan sosok sama seperti yang ada di dalam ingatanmu, Hyung! Kita sudah bukan manusia sama!" Jaejoong tersentak, sementara air mata jatuh dengan begitu deras di wajah Junsu dan di sela-sela teriakannya yang tanpa jeda. Sementara Yoochun bungkam di tempatnya, sorot matanya menunjukkan bahwa dia tengah sangat tersiksa. "Disini kita berjuang dengan pertaruhan nyawa! Membersihkan nama, dan mencoba bangkit! Memulai semuanya dari nol lagi! Rasanya seperti di neraka! Aku hampir menyerah jika bukan karena Jaejoong Hyung yang bersikeras untuk tetap mencoba dan bertahan..." "...aku bersedia menukar apa saja yang tersisa dariku supaya bisa bersinar sekali lagi, tapi Yoochun mengacaukan semua usahaku! Aku benci Jaejoong Hyung yang keras kepala, lalu lebih benci kau yang bisa bertindak semaumu! Sementara aku disini terpanggang dalam harapan-harapan tentang masa depan yang semakin suram!" Junsu mengarahkan garpu dalam kepalan tinjunya ke arah Yoochun. "Kau.." "Jangan pikir aku tidak tahu, bahwa selama ini kau diam-diam bersenang-senang di luar sana! Pergi ke klub! Dan minum-minum!" "Darimana kau.." "Naif sekali kau berfikir kita sama sekali sudah bukan siapa-siapa, penggemar mungkin pergi! Tapi penguntit tidak! Aku berperang urat melawan mereka setiap kali ada yang mengirimi potretmu di klub!" Junsu tidak berbohong, beberapa kali memang nomor misterius mengiriminya foto-foto berisikan 'kemungkinan Yoochun'. Dia mengelak tentu saja, berkata jika anggotanya tidak sesembrono itu, tapi lewat topi dan alat penyembunyi identitas lain, Junsu tahu bahwa itu Micky-nya.