Tak disangka malam itu akan menjadi awal dari kisah Daniel dan Zayna. Bagaimana Zayna masuk ke dalam lingkaran kehidupan Daniel yang membuatnya tak dapat keluar lagi.
"Sekali lo masuk dalam genggaman gue, gak ada jalan keluar. Gue gak akan biarkan lo pergi, apa pun yang terjadi." Kontak mata keduanya tak terputus, seakan mata yang berbicara mengenai semua ini.
"Gue tanya sekali lagi, lo serius mau jadi pacar gue Zayna Cleodora Tarwisa?" Suara serak nan berat itu mampu membuat bulu badan Zayna berdiri. Gelombang hasrat menyerbu dirinya. Rasa penasaran akan seberapa besar cinta Daniel padanya membuat dirinya terlena. Satu aggukan mantap dari Zayna sudah cukup untuk membuat Daniel tersenyum. Itu pertama kalinya Zayna melihat lelaki itu tersenyum.
"You are mine now. Don't even think of running-I'll always know where to find you Mrs.Mahatma."