Written In The Stars

Written In The Stars

  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 3, 2016
Trauma. Satu kata itulah yang selama ini menyelimuti Ali, cowok tampan itu trauma dengan dua kalimat yang justru bisa membuat sepasang manusia bahagia sampai langit ketujuh. Dan kalian pasti sudah tahu apa maksudnya, JATUH CINTA! Sejak 1 tahun lalu Ali selalu menghindar yang namanya cewek, pengalaman buruk tentang percintaan terus menghantuinya membuat rasa takut untuk berhubungan semakin menjadi-jadi. Sementara itu Prilly adalah tipe cewek yang tidak suka bersosialisasi, yang bahkan tak pernah peduli orang-orang yang berada disekitarnya, kecuali keluarganya. Prilly pikir dia akan lebih nyaman hidup sendiri, tapi sebenarnya dia tak benar-benar sendiri, temannya berada di langit dan satu-satunya cara untuk mencurahkan isi hatinya adalah dengan menulis sebuah kertas berbentuk bintang kemudian dirobek dan diterbangkan dengan angin alam.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AIR (Ketika dua air yang berbeda arti disatukan atas nama cinta) KOMPLIT
  • Ali, I Love You (END)
  • Itu Aku Dulu
  • I will meet you
  • Fragile
  • Sweet But a Little Psycho (COMPLETED✔)
  • High  School Love On
  • I Don't Understand
  • Heart Cold Boy
  • Ali Alfikri [Selesai]

Bagaimana bisa? Apa yang akan terjadi? Pria yang berprofesi sebagai penerbang bertemu dengan wanita yang bekerja sebagai pelaut. Haruskah perbedaan menjadi jurang? Apakah yang beda tak dapat bersatu? Mengapa harus ada perbedaan? Itu semua menari-nari di kepala Prilly saat ini. Mengapa Tuhan menciptakan perbedaan di dunia ini? Mungkin dengan perbedaan semua dapat saling melengkapi. Tuhan memang hanya satu, iman yang berbeda, suku yang tak sama dan latar keluarga pun berpengaruh. Namun, apakah itu semua menjadi pembatas dua insan yang saling memiliki rasa cinta untuk bersatu? Mungkinkah mereka dapat melewati segala ujian dan rintangan yang akan menghadang? Tembok pembatas menjulang tinggi di antara Prilly dan Ali. Apakah mereka dapat merubuhkan dinding pembatas tersebut? Saat Dewa Amor, sang Cupid cinta siap menarik busur dengan panah asmaranya, akankah busur itu melesat tepat mengenai jantung hati sang penguasa samudra dan sang penakluk angkasa? Begitu Eros sudah menyebarkan virus cinta di hati setiap orang yang terkena panah asmaranya, hasrat, gairah dan keinginan masihkah dapat terkendali? Itulah cinta, di mana busur asmara sudah melesat, tak mampu lagi hati menghindar dan menolak kehadirannya. Cinta itu tidak butuh banyak kata, tetapi cinta butuh tidakan. Tak perlu umbar janji, tetapi selalu menepati. Cinta butuh kepastian, bukan dari ungkapan, melainkan dari perlakuan. "Jangan mengharap kapal akan berlabuh di bandara. Itu nggak akan pernah mungkin terjadi." Widya berkata pedas hingga menusuk tepat di jantung hati Prilly.

More details
WpActionLinkContent Guidelines