Twins Separated

Twins Separated

  • WpView
    GELESEN 53,110
  • WpVote
    Stimmen 1,532
  • WpPart
    Teile 20
WpMetadataReadAbgeschlossene Geschichte Mi., Apr. 25, 2018
Kisah seorang anak kembar yang terpisah sejak lahir, ia bernama berlian dan mutiara Mutiara tinggal bersama orang tua kandungnya dikota, sedangkan berlian tinggal bersama ibu angkatnya didesa Berlian dan mutiara terpisah dikarna orang tua kandung mereka tak mampu menghidupi mereka berdua, oleh sebab itu berlian terpaksa harus dibuang Pada suatu hari ketika orang tua kandung berlian dan mutiara hendak membuang berlian, tiba-tiba ada sepasang suami istri yang menghampirinya "Maaf ibu dan bapak sedang apa disini" ucap ibu angkat berlian yg bernama fatimah Orang tua kandung berlian dan mutiara pun terkejut melihat mereka Orang tua kandung berlian dan mutiara yang bernama tamara dan hasan, tak mampu berkata, mereka hanya terdiam " kenapa bapak terdiam" ucap suami fatimah yg bernama rahman Akhirnya bu tamara dan pak hasan pun bercerita yg sejujurnya "Kami ingin membuang anak kami, karna kami tak mampu menghidupinya" ucap pak hasan
Alle Rechte vorbehalten
#175
komedy
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Four Friends Fisabilillah
  • My Parents Are My Classmates
  • Aku dan Waktu
  • Rumah untuk Jevariel [TERBIT]
  • Altschmerz
  • TWO DIFFERENT PROPERTIES || on going (revisi)
  • Embrace again, Arnan
  • Story of the Pasukan Orang Sukses (S1)
  • Rendra & Lila [END]

Vote dulu ya♡ Kisah penyesalan 4 orang teman, Aliya Hasna Zahra Al-Ghazali, Alina Nur Shafa Nalendra, Linda Maulida Mahendra, Tiara Fanisha Adinata, atas dosa-dosa yang telah mereka lakukan selama ini. Kisah perjuangan ini didampingi oleh beberapa halangan, rintangan dan konflik. Di kisah ini juga terdapat beberapa laki-laki yang mengagumi mereka. "mulai sekarang mari kita berjanji untuk hijrah bersama dan mulai saat ini juga kita jangan sampai terjerumus mendekati zina dan mari kita mencari ridho Allah SWT. hiks hiks hiks.." (ucap Aliya Hasna Zahra Al-Ghazali). "janji!" ucap keempat teman tersebut sembari menyatukan tangan mereka dan menangis, hiks hiks hiks.." "Nanti sepulang dari sini kita juga harus minta maaf kepada kedua orangtua kita"(Alina Nur Shafa Nalendra yang mengingat kejadian saat ia pernah membuat bundanya menangis). "Jika ada salah satu di antara kita yang khilaf melakukan dosa maka mari kita berjanji akan saling mengingatkan" (Linda Maulida Mahendra yang melanjutkan perkataan Alina). "Setuju..." "Udah nangisnya,kita sama-sama usaha, nanti kalo ada yang ngelakuin dosa maka kita akan bertaubat lagi, sama seperti pakaian yang ketika kotor lalu dicuci dan ketika ia kotor lagi maka kita pasti akan mencucinya" (Tiara Farisha Adhinata yang berusaha menenangkan teman-temannya). Pengenalan -Orangtua Aliya Ali Al-Ghazali (Seorang Perwira Polisi) Arisa Al-Ghazali (ibu rumah tangga dan pemilik rumah makan ayam taliwang) -Orangtua Alina Laskar Nalendra(Pemilik Usaha Batik) Syafiatul Nalendra(ibu rumah tangga) -Orangtua Linda Samudra Mahendra (Pemilik Toko Sepatu) Mariah Mahendra(ibu rumah tangga) -Orangtua Tiara David Adinata(Pemilik pabrik jam tangan) Dita Adinata(ibu rumah tangga)

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien