Past Memories With You

Past Memories With You

  • WpView
    Reads 251
  • WpVote
    Votes 44
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 23, 2017
"Kenapa kalian tega ngelakuin ini ke aku, apa salahku? Yang membuat kalian dengan mudahnya mempermainkan perasaanku seperti ini." __ Anindya Shakila Masa lalu yang masih belum dapat diingatnya membuat kehidupan seorang Anin merasa kehilangan namun tak tau apa penyebabnya. Belum lagi kelakuan kakak kelasnya yang bertaruh untuk menjadikan Anin menjadi milik mereka membuat kehidupan SMA nya jungkir balik seperti berada di roller coaster. Dapatkan Anin menghadapi semua atau malah memilih menyerah. ______________________________ Ini cerita keduaku jadi mohon bantuannya. No plagiat dan selamat membaca buat para readers.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ELGITA  (TERBIT)
  • Sejenak Luka
  • FRIENDzone (Completed)
  • Netha's And Arya
  • Yang Dulu Melukai,Kini Menyayangi [END]
  • RAIHAN
  • Cuaca
  • SUARA BIA (TAMAT)
  • A Fractured Soul
  • Juan [REVISI]

Warning ❗Plis, no copy paste/plagiat cerita orang❗sebelum membaca Vote dan follow. ⚠️ Sebagian part di hapus untuk kepentingan penerbitan. Jika ingin membaca lebih lengkapnya, bisa membeli novelnya melalui marketplace shopee penerbit: rangkai_media.id ⚠️ Gita hanya ingin hidup seperti remaja lainnya. Bersekolah, menari dan dicintai keluarganya, tapi dunia tak seindah itu. Dipaksa bertahan di rumah yang tak pernah menganggapnya anak . Gita hidup dibawah bayang - bayang kekerasan fisik dan batin. Di sekolah pun dia tak menemukan pelarian. Sahabat yang dulu dekat, kini berubah menjadi pelaku perundungan yang melukai. Sampai akhirnya, Elvan hadir. Pemuda asing yang melihat luka yang tak semua orang peduli. "Kalau mau nangis, nangis aja. Gak usah ditahan." "Menangis ngak bikin lo lemah. Kadang itu yang bikin lo bertahan." Di antara luka, hujan, dan tarian yang dipaksakan tetap indah. Gita belajar satu hal penting, bahwa bertahan bukan soal kuat atau tidak, tapi soal berani mencintai diri sendiri meski dunia terus menolak. "Aku juga pengen ngerasain pelukan dari orang yang aku panggil Mama..." "Apa Gita begitu menjijikan sampai kalian ngak mau makan satu meja pun denganku?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines