Tears Of Our Blood

Tears Of Our Blood

  • WpView
    Bacaan 18
  • WpVote
    Undian 2
  • WpPart
    Bahagian 2
WpMetadataReadSedang Ditulis
WpMetadataNoticeTerakhir diterbitkan Kha, Jun 9, 2016
WpInfo
Fiksyen
Fantasi
Cinta, persahabatan, dan persaudaraan. Merupakan tiga hal yang menjadi cita-cita semua orang, tak terkecuali sosok lelaki yang tergolong anti sosial dan kurang bergaul. Pekerjaan tiap harinya ialah pergi ke sekolah, pulang, bekerja paruh waktu sebagai editor koran lokal. Namun siapa sangka, dibalik kehidupan anti sosial yang ia jalani, ia melukiskan satu tato sindikat darah pemegang kontrak di tengkuk sebelah kirinya. Ia memiliki kelebihan sebagai manusia berdarah iblis . Manusia yang dengan dinginnya dapat membunuh jika dibutuhkan, "Itulah mengapa aku tidak mau mendekat pada orang banyak." Sampai suatu saat ia dihadapkan pada pilihan, mengorbankan atau dikorbankan.
Hak Cipta Terpelihara
#11
violent
WpChevronRight
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

Anda juga mungkin menyukai

  • When a Letter Changed Everything
  • I Will Make You Only Mine
  • Legend Of The Kingdom Eldoria
  • Archibald: The Star, The Fire & The Shadow
  • [Versi BL] Become The Crown Prince of A Criminal Kingdom
  • Hitam Putihku
  • ALEXANDER (COMPLETED)
  • Lussy Smith [Segera Terbit]

Axel, si bandel sekolah dengan reputasi buruk tapi tampang luar biasa, menjalani hidupnya dengan penuh adrenalin-balapan, tawuran, dan jadi ketua geng paling ditakuti di sekolah: The Pitstop Rebels. Semua baik-baik saja... sampai sebuah surat aneh muncul di lokernya. "Jika kamu tidak meneruskan surat ini, kesialan akan datang bertubi-tubi dalam tujuh hari." Axel ngakak. Tapi setelah motornya mogok, sepatunya dicuri, ketumpahan soto di kantin, sampai dihukum gara-gara dikira bawa kucing ke sekolah (padahal itu kucing liar yang nyelonong), dia mulai bertanya-tanya: "Ini beneran kutukan?" Setelah nyelidiki, pengirim surat ternyata adalah Dara, siswi culun, polos, berkacamata tebal, dan ranking nyaris terakhir. Dara juga dapat surat yang sama. Karena patah hati dan emosi, dia mau ngirim surat itu ke pacar dari cowok yang dia suka, berharap hubungan mereka kena masalah. Tapi dia malah salah masukin ke loker Axel. Axel, yang ngerasa jadi korban dari drama nggak jelas ini, marah besar. Tapi bukannya main fisik, dia mulai "main psikologis". Dara dijadikan pesuruhnya: nyariin kunci motor, bawain makanan, bahkan disuruh bikin tugas-padahal nilai Dara juga remuk redam. Setiap hari mereka ribut-ribut absurd. Dara yang cupu dan suka panik, Axel yang usil tapi diam-diam perhatian, bikin cerita mereka penuh tawa, ejekan, dan kekonyolan. Tapi tanpa sadar, mereka jadi terbiasa dengan kehadiran satu sama lain. ---

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi