You
  • WpView
    Reads 713
  • WpVote
    Votes 91
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 4, 2016
Aku hanyalah seorang gadis biasa, dengan kamar berantakan, wajah tanpa makeup, dan terlalu sering main keluar rumah hingga lupa waktu. Begitu berbanding terbalik dengan orang yang kamu suka, gadis dengan perfect body, makeup tipis di wajah, dan gadis yang lebih memilih diam dirumah daripada keluyuran tak jelas seperti diriku ini. -Nala Bukannya aku tak suka denganmu, tapii aku lebih senang jika kita bersahabat, kurasa pacaran tidak cocok untuk kita. Kita sudahi disini saja ya? aku akan memulai persahabatan yang selama ini kau inginkan.Mungkin itu lebih baik. Jika kita menyukai seseorang, apa harus pacaran? -Tio
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Comfort Zone
  • When Love is Breaking
  • Stop!! Mempermalukan ku
  • Why Should You ?
  • ALA
  • Jangan Pergi, Ayi
  • Home (Completed) (Repost)
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • WORLD IS A TRAP 🌎 [SUDAH TERBIT]
  • Rahellitha

Jatuh cinta itu seperti apa rasanya? Bagaimana rasanya bisa disukai dengan orang yang juga kita suka? Pacaran itu bagaimana sih? Ada banyak pertanyaan dalam benakku kala itu. Aku memang belum pernah berpacaran sebenarnya, bukan karena tidak ada yang menyukaiku, tapi karena aku punya prinsip yang ingin ku pegang. Aku ingin fokus belajar, setidaknya sampai aku SMP, Dan sekarang aku sudah mulai masuk SMA. Aku mulai goyah. Ada gejolak di dalam diriku yang kadang tidak bisa ku kendalikan jika aku melihat orang yang membuatku sedikit tertarik. DAG DIG DUG! Jantungku berdetak tak karuan. Selalu tersenyum ketika melihat orang itu. Selalu ingin ada di sampingnya. Selalu ingin berbicara dengannya, bahkan saat jam pelajaran di mulai. Apa rasa ini bisa menjadi pertanda aku menyukai seseorang? Beberapa Kali aku menuliskan perasaanku ini di dalam buku harianku. Apakah sudah waktunya aku untuk mulai berpacaran?

More details
WpActionLinkContent Guidelines