Jujur?

Jujur?

  • WpView
    Membaca 2,406
  • WpVote
    Vote 109
  • WpPart
    Bab 13
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Sep 16, 2016
WpInfo
Fiksi
Romansa
Sekar, gadis malang yang tersesat di-hingar-bingar kota nan kejam, Jakarta. Hidup di kota itu tapi tetap pada keteguhan hatinya yaitu mengutamakan keramahan dan kejujuran. Dimana setiap orang harusnya hidup melalui siklus "Berbong demi kebaikan". Lalu dihari pertama yang harusnya menjadi kesan baik, Sekar malah mendapat berbagai masalah, dari tersesat sampai mengikuti tawuran pelajar. Lantas lelaki ber-name tag "Andi Surizya", menolong Sekar bagai malaikat berupa iblis. Selanjutnya, akankah Sekar bisa hidup di kota yang penuh dan sesak akan keburukan disertai kebohongan yang sudah jadi kewajiban. Cerita #teenfiction #badboy #romance #goodgirl #SMA
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#50
jujur
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • CLASS F
  • Gula - Gula
  • Arsyilazka
  • Miracle (Completed)
  • Senja dan Mentari
  • DENTING  [Revisi]
  • Good Girl, I love You
  • The Beauty Inside(Complete)
  • Imaginary Boyfriend
CLASS F

Kelas F di mata penghuni sekolah : 1. Kumpulan anak dengan IQ jongkok. 2. Penghuni tetap ranking 20 terbawah di jurusannya. 3. Solidaritas dalam kelas nilainya F alias fana. Nyaris tidak pernah tercipta. 4. Trouble maker alias parasit sekolah. 5. Para pemilik masa depan kurang jelas. Perihal pernyataan di atas fakta atau bukan, itu tergantung cara kalian memandangnya. Yang jelas, anak-anak itu tidak peduli, atau memilih untuk masa bodoh dengan penilaian manusia-manusia yang merasa dirinya lebih baik dari orang lain. Mereka tidak peduli dengan nilai ulangan yang tidak mencapai KKM, dengan materi pelajaran yang diberikan guru, dengan PR yg harus dikumpulkan tepat waktu, dengan tata tertib dan aturan yang tidak boleh dilanggar, juga tentang ujian nasional yang katanya menentukan masa depan. Hingga suatu hari, sang wali kelas terancam dipecat karena dianggap gagal mendidik mereka. Hanya ada dua pilihan yang bisa dilakukan anak-anak itu. Menjadi egois atau peduli. °°° A/n. Cerita ini ditulis sebagai salah satu bentuk kampanye #IndonesiaMembaca dengan bertemakan Teen Literature. #TeenlitIndonesia @teenlitindonesia

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan