Everything Has Changed

Everything Has Changed

  • WpView
    Reads 2,833
  • WpVote
    Votes 212
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing2h 5m
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 3, 2016
WpInfo
Fiction
Social Themes
Bagaimana menurut mu? Disaat kamu benar-benar mencintai seseorang, dan kamu telah berhubungan sangat lama dengan orang itu. Tiba-tiba saja ia menghianati cintamu dengan menduakan mu dengan sahabat mu sendiri? Mungkin kau akan marah. tapi bagaimana? aku tak bisa. siapapun tak bisa aku salahkan disini. aku hanya mencoba merubah hidupku. yang tadinya biasa saja, ku ubah menjadi sangat liar. hingga suatu saat aku bertemu seseorang yang dapat merubah ku seperti dahulu. dan aku mulai mencintai dia. dan ternyata dia itu adalah Kakak kandung dari mantanku sendiri? harus bagaimanakah aku? menghapus perasaan itu? apa yang harus aku lakukan? aku tak tahu. dan sekali lagi aku tak tahu. Dan ini lah kisah cintaku baru dimulai.. Zhafira Anastashia Varania & Fathio Adit Radityansyah
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sampai di titik, "Hallo" lagi
  • The Fifth Season [βœ”]
  • BENAR UNTUKMU [C]
  • Putih abu-abu
  • Hak Milik Arissa Aura Sofea | Ongoing
  • Anti Fragile (21+) - COMPLETE
  • FAKE FRIEND
  • Hujan Rinduku (Keluarga, Cinta, dan Impian) β˜‘οΈ

πŸ₯€ Zaya dan Fharis tumbuh bersama sejak kecil. Mereka selalu berangkat ke sekolah bareng, pulang bareng, ketawa bareng, dan saling tahu segalanya. Namun semuanya berubah sejak satu hari, hari saat Zaya akhirnya berani jujur tentang perasaannya... hari dimana Zaya blak-blakan bilang, "Aku suka kamu." Dan sejak saat itu juga, dunia mereka mendadak hening. Beberapa tahun kemudian, semesta mempertemukan mereka lagi lewat tugas sekolah yang memaksa mereka duduk berdua. Canggung, kikuk, tapi masih ada tawa yang sama. Di tengah hujan, lampu padam, dan tumpukan kertas sejarah, keduanya perlahan menemukan satu hal bahwa beberapa hubungan tidak perlu diulang untuk bisa terasa hangat lagi, bersamaan dengan kenangan yang ternyata tidak pernah benar-benar hilang. Mungkin mereka memang tidak ditakdirkan untuk "kembali seperti dulu" dan Zaya pikir mereka akan selamanya asing. Tapi ternyata, beberapa cerita cukup berhenti di satu titik titik di mana akhirnya dia bisa senyum dan bilang- "halo lagi." 🌧️ Semua terasa sangat luucu, hangat, dan sedikit menyakitkan, Sampai di titik, "hallo" lagi adalah kisah tentang dua sahabat yang belajar bahwa tidak semua kehilangan harus diakhiri dengan selamat tinggal, kadang juga cukup dengan sapaan kecil yang tertunda. 𓆝 π“†Ÿ π“†ž 𓆝 π“†Ÿ ──── ΰ­¨ΰ­§ ──── zy

More details
WpActionLinkContent Guidelines