Ketika Pelangi Telah Pergi

Ketika Pelangi Telah Pergi

  • WpView
    Reads 7,751
  • WpVote
    Votes 852
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 7, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Ketika pelangi telah pergi... Mungkin kita semua tahu, bahwa setelah badai yang menyakitkan pasti akan ada pelangi yang indah datang menggantikan. Tapi, Pernahkah kalian berfikir, bahwa pelangi itu datang hanya sebentar dan pasti akan menghilang? Namun, disaat pelangi itu hilang siapa yang akan menggantikan? Pelangi boleh saja sudah pergi, tapi tidak dengan keindahannya. Ini adalah sebuah kisah cinta yang terinspirasi dari sebuah Pelangi. Selalu ada cerita dibalik munculnya pelangi. Selalu ada kenangan dibalik indahnya warna pelangi. Selalu ada matamu dibalik pantulan cahayanya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • NASYA
  • Alodia Azella || Narasi, 2020
  • Rewrite the Start
  • Try To Find You
  • SARAY(U) [Completed]
  • ELTHA | Eunoia After Different
  • SoLiTuDe✔️
  • Farmasi & Perawat
  • TIANNE (My Happiness Is In You) (✓)

Banyak orang yang bilang bahwa cinta itu indah. Menghapus segala resah dan gelisah. Mengganti luka dengan tawa, membawa kesedihan yang melanda untuk sirna. Banyak orang yang bilang bahwa jatuh cinta itu indah. Membuat hari berwarna dan hidup menjadi lebih sempurna karena hadirnya dia. Namun, tak semua yang berkaitan dengan cinta itu semuanya indah. Tak selamanya cinta itu membahagiakan. Tak ada yang bisa menjamin bukan bahwa cinta pun bisa berakhir dengan tawa kebahagian atau sebuah luka yang disertai dengan tangisan? Ini bukan kisah di mana dua orang jatuh cinta secara diam-diam. Ini bukan kisah cinta segitiga antara tiga, anak manusia. Tapi, ini hanyalah kisah di mana ketika kita telah jatuh namun tak sadar. Telah cinta tapi tak terasa. Telah merasa sayang tapi tak pernah bilang. Dan saat di mana kita telah menyadari segalanya, justru orang yang kita cintai itu... pergi. Bukan pergi untuk sementara. Tapi selamanya. "Jika kehadiranku tak dapat membangunkanmu, lantas apakah kepergianku akan membukakan matamu?" ©Copyright2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines