Move on
  • WpView
    Reads 108
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 7, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
"Tasyaa!!" Seseorang memanggil namanya, membuat perempuan itu menengok. Hiruk piruk tempat ini membuat Tasya susah menemukan si pemilik suara. "Tasya!" Panggilnya lagi namun dengan sebuah tepukan. Tasya lagi-lagi menoleh, dan wajah seseorang yang selalu ia ingat kini sudah di hadapannya. Mata Tasya berkaca-kaca. Perempuan itu sudah ingin menumpahkan ketakutannya jika saja anak laki-laki itu tidak datang menghampiri. "Adrian!!" Tangis itu pecah. "Tasya takut.. disini banyak orang, Tasya takut Adrian ninggalin Tasya sendirian disini.. hiks.." Anak laki-laki itu mengelus puncak kepala Tasya lembut, "Tasya jangan takut. pokoknya Adrian akan terus menjaga Tasya, dan Tasya gak mungkin sendirian" Perempuan itu mengangguk. Perasaannya kini mulai tenang. Benar, selagi Adrian selalu disampingnya Tasya selalu merasa aman. "Tasya, ayo kita pulang," uluran tangan Adrian disambut oleh tangan lemah Tasya yang masih mengeluarkan suara sedu. ***
All Rights Reserved
#6
friendzone
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sirayet|Texting
  • Mafyaymısmıs
  • KORKUT / bxb
  • ALİN | Gerçek Aile
  • Futbolcunun aşkı | TEXTİNG |
  • YENGE | YARITEXTİNG
  • MOR SÜTYEN  (Yarı Texting)
  • Göz Göze "40" Saniye | Texting
  • Gecenin Ucunda |  Texting

Arkadaşınız yerine okulun sahibine mesaj attığınızı bir düşünün...

More details
WpActionLinkContent Guidelines