Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.
Aku
  • WpView
    Membaca 14,589
  • WpVote
    Vote 182
  • WpPart
    Bab 19
WpMetadataReadLengkap Min, Apr 19, 2020
WpInfo
Puisi
Hidup terlalu sederhana untuk dilalui Hidup tak melulu tentang aku kamu dia dan mereka Kadang hidup butuh 'aku'
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Pikul Pilu Pada Pulangmu
  • pak dosen
  • The relationship between boss and employee
  • Leonids
  • Dosen itu suamiku {SALMA X RONY}
  • The Deal, The Genius, and The Girl
  • Dua Pilihan(Deva Kiara)
  • mama...... papa....... aku hanya ingin bahagia bukan menderita
  • STOLEN FROM MY BROTHER | on going
  • our little sunshine | sunoo

Apa yang sebenarnya manusia inginkan? Apa yang sebenarnya lahir dari kembara tanpa tuju? Menyibak kekosongan, enggan berhenti. Satu dua kali, aku pun melakukannya. "Di mana rumahmu? Apa kamu mengunjunginya akhir-akhir ini?" Semilir mengantar gembiramu pada saat gelisah sejak kemarin menjemputku. Tapak tidak mengambil jeda. Pun bibir bergetar, melengkung pahit. "Tidak. Rumahku tidak dapat aku temukan." Rumahmu mungkin bukan lagi rumah yang hangat. Terlalu terkepul tangis, dusta, dengki, dan segala lara yang dibawa seorang diri. Tanpa kenal lelah meski sebenarnya ingin menyerah. Bersama perasaan-perasaan ini, kamu akan menemukan tempat bersandar. Bersama apa pun yang tertulis di sini, mari temukan kembali dirimu yang mungkin telah lama lupa jalan pulang. *** Seri Dua dari antologi puisi FOUR ©2026

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan