Story cover for RENJANA by kelincicantik
RENJANA
  • WpView
    Membaca 994
  • WpVote
    Vote 73
  • WpPart
    Bab 4
  • WpView
    Membaca 994
  • WpVote
    Vote 73
  • WpPart
    Bab 4
Bersambung, Awal publikasi Jun 06, 2016
Dewasa
Otak memiliki keunikan tersendiri. 

Ketika kita mengalami perasaan tidak menyenangkan seperti rasa kesepian, kehilangan, kesedihan, maka otak akan merespon hal itu dan mengkondisikan pemiliknya sedemikian mungkin, sebagai bentuk pertahanan diri agar terhindar dari rasa sakit.

 Otak memikirkan cara untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk, sekaligus mengobati rasa sakit yang telah ada. 

Namun siapa sangka, ternyata otak telah memanipulasi ingatanku begitu banyak? 

Bersama seorang pria paranormal yang kerja sampingan sebagai dokter, kami mulai menyugar helaian ingatan yang kumiliki satu persatu.

Satu persatu fakta terungkap, dan di akhir cerita akupun tahu, otakku ternyata selicik itu.

====



Copyright © 2016, by Kelincicantik
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan RENJANA ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
SUARA YANG HILANG oleh yocinn
15 bab Lengkap
Di Tengah suara hujan dan sambaran petir Agata merasa takut akan kehadiran sesorang yang tiba tiba menendang perutnya hingga menyebabkan iya jatuh tak berdaya. " Pliss lepasin aku sekarang. Aku nggak ada masalah sama kamu." Ucap Agata sambil memegang perutnya. Seseorang yang memakai topeng kelinci berwarna putih mendekati Ata dengan memutar - mutar pisau yang ada di tangannya. Dari bentuk fisiknya Ata dapat meengetahui jika orang itu adakah seorang laki - laki. Pria bertopeng it terus mendekati Ata hingga " Akahhhhh". Teriak Ata merasa kesakitan ketika perutnya di injak- injak. "Lu salah pilih lawan Agata Priliona Bellova". Tanpa aba - aba pria itu menusuk perut Ata dengan sangat brutal hingga menyebabkan darah berceceran di mana - mana. Ata terus berteriak kesakitan namun pria itu menghiraukannya justru baginya, teriakan Ata adalah sebuah melodi musik yang paling indah. Dengan penuh semangat pria itu terus menusuk perut Ata tanpa ampun, iya tidak memperdulikan teriakan Ata dan darah - darah segar yang terkena ditubuhnya. Di tengah sisa nafasnya Ata dapat melihat jika pria itu tersenyum di balik topengnya. Pria itu mendekatkan mulutnya ke telinga Ata dan berbisik " Hidup lu terlalu menyedihkan di dunia ini, jadi dengan senang hati gue akan kirim lu kembali ke sang pencipta agar lu bisa bahagia dan tidak merasakan sakit lagi ". Ata tersenyum mendengar perkatan pria itu. Dengan terbata bata Ata berkata " te -rima kas-ih". Mendengar perkatan Ata pria itu membuka topeng kelincinya, hingga membuat ata kaget. " Kamu?". Ucap Ata kaget. " kenapa?. Kaget?. Lu terlalu percaya sama gue Ata sampe lu lupa kalau musuh terbesar adalah orang terdekat kita ".
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 8
SUARA YANG HILANG cover
Love is Evil cover
MY SWEET PSYCO (ON GOING) cover
ngger adalah vandyku cover
Doctor Lil-Daddy [END] cover
Won't Stop, Don't Stop ✔ cover
Tenggelam Dalam Rindu  cover
in ROOM cover

SUARA YANG HILANG

15 bab Lengkap

Di Tengah suara hujan dan sambaran petir Agata merasa takut akan kehadiran sesorang yang tiba tiba menendang perutnya hingga menyebabkan iya jatuh tak berdaya. " Pliss lepasin aku sekarang. Aku nggak ada masalah sama kamu." Ucap Agata sambil memegang perutnya. Seseorang yang memakai topeng kelinci berwarna putih mendekati Ata dengan memutar - mutar pisau yang ada di tangannya. Dari bentuk fisiknya Ata dapat meengetahui jika orang itu adakah seorang laki - laki. Pria bertopeng it terus mendekati Ata hingga " Akahhhhh". Teriak Ata merasa kesakitan ketika perutnya di injak- injak. "Lu salah pilih lawan Agata Priliona Bellova". Tanpa aba - aba pria itu menusuk perut Ata dengan sangat brutal hingga menyebabkan darah berceceran di mana - mana. Ata terus berteriak kesakitan namun pria itu menghiraukannya justru baginya, teriakan Ata adalah sebuah melodi musik yang paling indah. Dengan penuh semangat pria itu terus menusuk perut Ata tanpa ampun, iya tidak memperdulikan teriakan Ata dan darah - darah segar yang terkena ditubuhnya. Di tengah sisa nafasnya Ata dapat melihat jika pria itu tersenyum di balik topengnya. Pria itu mendekatkan mulutnya ke telinga Ata dan berbisik " Hidup lu terlalu menyedihkan di dunia ini, jadi dengan senang hati gue akan kirim lu kembali ke sang pencipta agar lu bisa bahagia dan tidak merasakan sakit lagi ". Ata tersenyum mendengar perkatan pria itu. Dengan terbata bata Ata berkata " te -rima kas-ih". Mendengar perkatan Ata pria itu membuka topeng kelincinya, hingga membuat ata kaget. " Kamu?". Ucap Ata kaget. " kenapa?. Kaget?. Lu terlalu percaya sama gue Ata sampe lu lupa kalau musuh terbesar adalah orang terdekat kita ".