TES PSIKOPAT

TES PSIKOPAT

  • WpView
    Reads 249,911
  • WpVote
    Votes 11,067
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadComplete Mon, Jun 6, 2016
Menurut penelitian sekitar 1% dari total populasi dunia adalah psikopat. Psikopat sulit dideteksi karena 80% lebih banyak yang berkeliaran daripada yang mendekam di penjara atau di rumah sakit jiwa. Benarkah? Apa ciri-ciri seseorang dapat dikatakan Psikopat? Apakah orang disekitarmu memiliki ciri-ciri tersebut? Atau bahkan, dirimu? Benarkah kamu seorang Psikopat? Saya akan memberikan 8 pertanyaan mengenai ciri-ciri Psikopat. Saya browsing secara acak, dan tulisan ini tidak bermaksud untuk menuduh diri anda psikopat. Hanya untuk hiburan saja dan jangan pernah memberi sugesti negatif pada diri anda. Oke? ^_^
All Rights Reserved
#8
test
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANYELIR (END)
  • PSYCHOPATH VS SOCIOPATH (KOOKV)
  • [1] My Psychopath Boss✔ || Kim Taehyung
  • My Psychotic Friend (REMAKE)
  • Kathréftis {καθρέφτης}|| End✓
  • Melodi Kekacauan [Terbit]
  • Deep Web Story (Warning!!!) ✔ (Watty's2019)
  • Jangan Takut
  • Hello Stranger

"Psikopat" "Pria itu seorang psikopat" Zia terkejut mendengar teriakan anak kecil. Apa maksudnya psikopat, siapa yang psikopat? "Jangan mendekat, ruangan itu milik psikopat" "Pergi...!" Dia menyuruh Zia pergi dari ruangan ini? Orang yang berada didalam kamar berbahaya atau tidak? "Ada psikopat!" "Pembunuh, pria itu pembunuh" "Psikopat pembunuh...." "Ibuku dibunuh dia..." "Psikopat pembunuh ibuku!!!" Seorang anak kecil berteriak-teriak menyuruh Zia pergi dari hadapan kamar yang terkunci. Zia yang melihatnya hanya bisa tersenyum sambil menganggukkan kepala. "Adinda Pricilla, ayo pergi dari sini." "Suster Dewi," cicit Zia. Anak kecil itu pergi sambil terus menggelengkan kepalanya. Peringatan yang anak kecil itu berikan bermaksud menjauhkan Zia dari masalah. Akan tetapi Zia justru menganggap Pricilla bicara omong kosong. Karena dia hanyalah anak kecil yang terganggu kejiwaannya. Apakah zia tetap masuk kedalam kamar pasien yang ada di hadapannya. Atau justru mengerti peringatan dari Pricilla.

More details
WpActionLinkContent Guidelines