SIN TIAW HIAP LU

SIN TIAW HIAP LU

  • WpView
    Reads 7,289
  • WpVote
    Votes 37
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 19, 2016
WpInfo
Non-Fiction
Kembalinya Sang Pendekar Rajawali Judul Asli : Sin Tiaw Hiap Lu Oleh Chin Yung Ebook : Dewi KZ Musim rontok, nona Kanglam petik teratai di pinggir sungai, Lengan baju sempit, kun-nya enteng melambai-lambai, Sepasang gelang emas, lapat-lapat kelihatan. Bayangan muka (atas air), memetik bunga, bunga laksana muka, Hati tergoncang ibarat getaran tali tetabuan tjeng, Di tikungan Sungai Keecio, gelombang badai datangnya terlambat, Halimun tebal, asap enteng berterbangan, Tapi si dia yang ditunggu, tak juga muncul kelihatan. Suara nyanyian lapat-lapat membikin ingat 'tu kejadian. Ketika di gili-gili Kanglam dengan sedih berpisahan. Demikianlah sajak "Kupu-kupu rindukan bunga" yang dibuat oleh penyair kenamaan zaman Pak Song (Song Utara), Ouwyang Siu. Ia lukiskan pemandangan selagi seorang gadis Kanglam memetik teratai, dengan hanya menggunakan enam puluh huruf Tionghoa. Akan tetapi, dengan enam puluh huruf itu, ia berhasil melukiskan musimnya, tempatnya, pemandangannya, parasnya sang nona, pakaiannya, perhiasannya dan perasaannya, semuanya dilukiskan dengan indah sekali seperti cuma dapat dilukiskan oleh seorang penyair besar. Ouwyang Siu tinggal lama di Kanglam, sehingga ia mengetahui benar keadaan di daerah itu. Musim semi dengan pohon yangliu-nya, musim panas dengan buah engtoh-nya dan musim rontok dengan gadis-gadisnya yang memetik buah teratai, adalah pemandangan istimewa dari Kanglam yang indah permai.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bentroknya Rimba Persilatan - Khu Lung
  • Harta Karun Jenghis Khan
  • Pertikaian Tokoh - tokoh Persilatan (Hoa-san Lun-kiam)
  • Pendekar Riang (Huan Le Ying Xiong) - Gu Long
  • Rahasia Kunci Wasiat (Wo Lung Shen)
  • Rajawali Sakti dari Langit Selatan (Sin Tiauw Thian Lam)
  • Pedang Gadis Yueh (Giok Lie Kiam/Wat Lie Kiam Yueh Nu Jian) - Chin Yung
  • Pendekar Aneh (Lie Tee Kie Eng) ~ Liang Ie Shen
  • Medali Wasiat (Xia Ke Xing/Ode To Gallantry) - Jin Yong
  • Kisah Membunuh Naga (To Liong To / Heaven Sword and Dragon Sabre) - Jin Yong
  • Pendekar Pemanah Rajawali ( Sia Tiauw Eng Hiong )

Niatnya untuk berguru pada Thian Jan Su seorang tokoh sakti aneh dan tiada tandingannya mendadak sirna karena Thian Jan Shu meninggal akibat terkena pusaka Thian Liong Suo (Bor Naga Langit) ketika bertarung dengan Thian San Chiet Kiam (7 Jago Pedang dari Thian San), sebelum meninggal Thian Jan Su telah meninggalkan seluruh Ilmunya di atas 7 buah Hiolo kuno yang kemudian direbut oleh 7 ketua partai persilatan. Dikarenakan saat itu Boen Ching menyaksikannya untuk menghilangkan jejak, satu persatu dari ketua partai persilatan terpaksa memukul tubuh Boen Ching yang masih kecil itu dengan ilmu telapak pamungkas dari perguruan mereka masing-masing. Di ambang kematian Boen Ching ia akhirnya berhasil ditolong dan diangkat menjadi murid oleh Ie Bok Tocu salah seorang murid dari seorang tokoh sakti yang menjadi musuhnya Thian Jan Shu. Dalam pengembaraanya secara tidak sengaja ia mendapat belajar ilmu Thay Thien Kioe Sih (Sembilan Jurus Jungkir Balik) & Pedang Pusaka Cing Hong Kiam (Pedang Sinar Hijau) di sebuah gua tempat penyimpanan harta dari salah seorang tokoh Bu Lim Su Mo (4 Iblis Dunia Persilatan).

More details
WpActionLinkContent Guidelines