Untitled

Untitled

  • WpView
    Reads 1,117
  • WpVote
    Votes 168
  • WpPart
    Parts 39
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 3, 2016
Kayleen Bellvania Rajasa. Kanzie Ebenezer Pratama. Dua orang yang dipersatukan akibat permainan konyol oleh karena ego dan memiliki kesamaan yaitu untuk saling memperbaiki hati masing masing yang pernah terluka.Akankan permainan yang dimulai itu membuat semuanya berakhir bahagia?atau justru membuat mereka terluka untuk yang kedua kalinya? Entah apa yang akan terjadi diantara mereka.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CAHAYA DI BALIK LUKA [END]
  • accidentally
  • DEVARDES
  • Our Little Secret [S.M]
  • NERD GIRL OR PERFECT GIRL ✔
  • Cuek Tapi Romantis [Dreame/Innovel]
  • RINDU DI PENGHUJUNG SENJA

Qaella Brawijaya, gadis sederhana yang hidupnya penuh dengan luka dan perjuangan. Sejak ayahnya meninggal, hidupnya berubah drastis. Bersama ibunya, ia menghadapi kerasnya dunia. Di sekolah, Qaella menjadi sasaran bullying. Teman-temannya menganggapnya bodoh dan tak berguna, namun ia selalu mencoba bangkit meski air mata sering menjadi teman setianya. Di tengah semua kesedihan itu, Qaella dipertemukan dengan Kevin Adrian, seorang pria yang tampak sempurna di mata semua orang. Kevin adalah siswa yang populer, cerdas, dan penuh kharisma. Tapi di balik senyum dan popularitasnya, Kevin menyimpan luka yang tak banyak orang tahu. Luka yang membuatnya merasa ia dan Qaella mungkin tak berbeda jauh-sama-sama berjuang melawan kesepian. Pertemuan mereka perlahan mengubah segalanya. Qaella menemukan harapan baru, sementara Kevin menemukan seseorang yang akhirnya mengerti dirinya. Bersama, mereka mencoba menyembuhkan luka satu sama lain. Namun, apakah dunia akan membiarkan mereka bahagia? Atau akankah luka-luka lama kembali menghantui mereka? "Kadang, yang terlihat kuat sebenarnya adalah yang paling rapuh. Dan yang terlihat rapuh, bisa jadi yang paling kuat." -qaella Brawijaya-

More details
WpActionLinkContent Guidelines