Suara Hati & Memori

Suara Hati & Memori

  • WpView
    MGA BUMASA 198,194
  • WpVote
    Mga Boto 5,341
  • WpPart
    Mga Parte 171
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Thu, Aug 22, 2019
Awalnya kata-kata di sini saya tulis hanya untuk memotivasi diri saya sendiri atau sekadar iseng lewat di otak saya. Saya menuliskannya hanya sebagai perantara apa-apa yang tidak bisa saya ucapkan secara langsung, saya bukan orang yang pandai memendam. Saya memutuskan berbagi kelegaan perasaan saya kepada pembaca. Saya rasa hal itu menyenangkan. -Semua kata-kata/puisi di sini murni buatan saya. Jadi tolong dihargai- Yang mau ngutip boleh, tapi cantumkan sumbernya XD
All Rights Reserved
#815
poetry
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Breathe
  • Jejak
  • REGATHAN [END]
  • Let me choose [TERBIT]
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • Jatuh Cinta itu Luka
  • Quotes Inspiration ✔
  • Hanya Saja
  • Deary Depresiku [[ END ]]
Breathe

[Trigger warning! Efek yang kalian rasakan setelah membaca cerita ini di luar tanggung jawab dan kuasa penulis.] We all here have our own struggles. Hal tersebut adalah sesuatu yang pasti dalam hidup, yang tidak dapat ditentang lagi. Itu pula yang dirasakan oleh Rome. Ia sama seperti kalian. Ia pun memiliki masalahnya sendiri. Memiliki "luka"-nya sendiri. Tak terhitung berapa banyak goresan yang pernah ditorehkan dunia padanya hingga detik kau membaca kalimat ini. Sampai pada akhirnya, ia tidak dapat merasakan luka itu lagi. Kau tahu? Tingkatan sakit yang paling sakit adalah ketika kau sudah tidak dapat merasakan apa-apa lagi. Dan itulah yang dirasakan oleh Rome. Semuanya terasa kebas. Semuanya terasa begitu biasa. Semuanya terasa bagaikan bagian dari hidupnya yang mustahil untuk dihilangkan. Namun tetap saja, luka itu tidak akan pernah hilang dan akan selalu terasa sakit ketika dunia lagi-lagi menggoresnya. Bukan soal fisik, namun soal jiwanya. "Sometimes you gotta bleed to know that you're alive and have a soul." -Twenty One Pilots-

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman