Betapa Aku Mencintaimu

Betapa Aku Mencintaimu

  • WpView
    Reads 60,530
  • WpVote
    Votes 1,688
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 8, 2020
Jerman, 10 october 20xx Seandainya aku bisa memutar waktu, maka aku akan mengulang masa dimana pertama kali kita bertemu. Dan aku akan sedikit lebih sopan dalam perkara mencintaimu, dengan bertanya "Apakah kau bersedia untuk menerima hatiku?". Bukan seperti sekarang, mencintai tanpa mendapatkan karma (baik) nya. Penyesalan pun sudah tiada artinya lagi, karena waktu tak akan pernah sudi untuk kembali ke masa lalu. Dariku yang melakukan kebodohan dimasa lalu
All Rights Reserved
#398
cold
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Misunderstand
  • Cinta (tak) Saling Memiliki
  • Unfinished Goodbye
  • 3. CHANGE OF FEELING ️✓
  • MY BEST MISTAKE
  • My Flat Husband
  • My love story
  • -Silent Love- TS(2) SUDAH TERBIT
  • SORRY
  • fortnight (completed)

Aku mencintainya, tetapi karena sesuatu aku pergi meninggalkannya jauh dari hidupnya. Karena kepergianku yang tiba-tiba, aku menyesal mengapa tak ku dengarkan dulu penjelasannya. Mengapa tak ku tanyakan dulu apa maksudnya. Entahlah ini kesalah pahaman yang fatal menurutku. Aku bersembunyi selama lima tahun darinya, guna menyembuhkan hatiku yang terluka dan kecewa. Mungkin sekarang ia sudah bahagia bersama kekasihnya yang baru, entahlah. -Carissa Sabiyya Dalisha *** To: Carissa Sabiyya Dalisha Teruntuk kamu, orang yang masih selalu menghantui tidurku. Kemana kamu pergi, Ca? Aku merindukanmu disini. Apa kesalahanku hingga kamu meninggalkanku seperti ini? Bahkan saat aku kerumahmu tak kutemukan siapapun disana. Tolong kembalilah, aku ingin kamu menjadi jodohku, Ca. Bukan bermaksud mendahului takdir Tuhan. Aku hanya mengusahakan kita kembali seperti dulu. Aku terlalu mencintaimu, hingga saat kamu pergi hatiku tak mampu mencintai siapa pun lagi. Ketahuilah bahwa sampai kapan pun kamu itu tetaplah kekasihku. Entah kapan kamu akan membaca dan membalas pesanku ini, tetapi satu yang harus kamu tahu bahwa aku akan tetap menunggu walau harus sepuluh tahun lagi ataupun seribu tahun lagi. Ku tetap menunggumu, Carissa. From: Fikhar Daneer Allam Copyright©2020 By Intan Wahyu Andini

More details
WpActionLinkContent Guidelines