Thunder-Man

Thunder-Man

  • WpView
    Reads 203
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 21, 2016
Pada saat itu aku sedang berjalan di tengah keramaian menuju rumah. Tiba-tiba aku mendegar suara ledakan dari langit, seseorang berteriak 'Meteooor...', dengan rasa gelisah di dalam diriku, aku membalikkan badan dan inilah yang terjadi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DEVIL ON MY WINDOW
  • Game On ( Tamat )
  • "Dia Nakula"
  • Istana Bawah Tanah( Fanfic Pingxie )
  • i don't want to - PARK JIHOON [End]
  • Promise... In The Name of Love
  • my wife my world
  • MEGAVERSE SKZ (minsung)
  • Crazy Phsyco||harukyu(slow up)
  • Bukan Mati, Hanya Terlahir Kembali

Dia bersama cahaya menerobos masuk ke jendela kamarku "kau tak apa?" mulutku tak mampu mengatakan apapun,hanya mataku yg dapat menjawab pertanyaan itu dengan air mata. "tak usah percaya siapapun lagi,kamu terlalu berharga" kata seperti itu membuat air mataku lebih membucah , seolah bendungan di mataku tak mampu lagi menahan luapannya. "Diaa..." mulutku bergetar melirihkan kesakitan hatinya. "dia lagi?" dia duduk dijendela kamarku dan bersandar, matanya tertutup dan membiarkan angin mengibaskan rambutku. air mataku tak mau berhenti mengalir,dia melihatku dengan sayu dan berkata "bagaimana aku bisa menjelaskan seberapa berharganya air mata mu?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines