FADE
  • WpView
    Reads 156
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 24, 2016
Aku tidak pernah berfikir jika memberikanmu kesempatan kedua akan membuatku sehancur ini. Mamah...papah.. dan kamu abriel, tidak bisakah kalian selalu berada di sisiku? -ineke keyla rahardian **** Memberikan kesempatan kedua pada abriel mungkin adalah kesalahan terbesar bagi keyla, ia mencoba untuk mempercayai atas segala perubahan yang telah terjadi tiga tahun belakangan ini. Namun, semuanya tidak seperti apa yang keyla pikirkan. Selalu mendapatkan sebuah pengkhianatan membuat keyla semakin yakin bahwa cintanya adalah kutukan. Lantas bagaimana dengan abriel? Ia bahkan sama sekali tidak mempertahankan keyla. "Key udah, Stop! please udah. Bukanya loe bilang ambisi terbesar loe ingin jadi model terkenal. Gue bisa lakuin apapun yang loe mau. New york? California? Loe bisa jadi model dis--" "Loe ngusir gue? Sebegitu inginkah loe ngelenyapin gue riel?" Dan untuk yang kesekian kalinya keyla benar-benar berada di titik yang paling hancur. Takdir yang tertukar
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KAELVOSS - Velvet Trap
  • Queen And Her Devil Boy {Completed)
  • MY BOY MY KISS [REVISI]
  • Karena Kamu Rumahnya
  • Jeff || The Devil Second Lead (End)
  • TRAPPED BY ERLANG'S LOVE
  • Falling for You - TERBIT
  • HEI, BODYGUARD! (A Secret) ✔
  • Seperti Tulang [SUDAH TERBIT]

Pada akhirnya, bisik-bisik liar tentang persetubuhan gila antara Kael Voss dan Calliope Ashvale... terbukti. Dengan jahat dan tanpa perasaan, Kael Voss menyetubuhi Calliope tepat di depan mata semua orang--sebagai bukti bahwa darah keperawanan Calliope pecah malam itu, bukan malam sebelumnya, seperti yang dituduhkan. Kael Voss Ashen membungkam semua orang dengan cara yang begitu brutal. Menjadikan tubuh seorang gadis bernama Calliope, beserta harga dirinya sebagai tumbal. "Bagaimana, Calliope? Tubuhmu setara dengan dua belas nyawa, bukankah kamu sangat berharga?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines