Serpih Kayu yang Dirindui Bumi

Serpih Kayu yang Dirindui Bumi

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 8, 2016
WpInfo
Non-Fiction
Untukmu serpih kayu yang dirindui bumi... Seperti waktu, aku juga akan terus berjalan meski layar tak lagi terkembang. Mati - matian akan ku terjang karang, lepaskan jangkar yang setia tertawan. Meski kadang kakiku geram rasakan lelah ketika harus terus melangkah. Karena aku sadar jalanku masih terlalu panjang untuk sekedar berdiam. Tapi ketika waktu menjadi seperti tak pasti, izinkan aku sedikit mencari. Mengumpulkan kembali rekah - rekah usang yang terbuang. Mencoba mengulang yang tak terulang. Menggali yang pernah tergali. Untukumu serpih kayu yang dirindui bumi... Bolehkanlah aku sedikit menghibur diri. Menelaah sedikit ke belakang saat angin dan ranting masih sering bercanda. Saat kita masih sering menelisik indahnya bintang di hamparan ilalang. Merasakan deru alam yang mmbuncah, menantang megah ke langit gagah. Angin boleh saja tak lagi sampaikan salam mu padaku. Tapi bulan tak pernah fasih berbohong. Selalu ku rasakan terangnya pantulan senyum lembut mu di hangat pipi ku. Untukmu serpih kayu yang dirindui bumi... Sudah cukup untuk ku menoleh. Saatnya kembali ku berjalan. Aku berjanji daun - daun gugur ini akan terus bertumbuh. Menjadi sepucuk mawar hitam yang cantik di tepian tebing. Yang bersahabat dengan rumput liar. Yang tak sembarangan orang pun dapat memetiknya kecuali langit. Untukmu serpih kayu yang dirindui bumi... "Terima kasih untuk selalu bersinar meski bulan kadang tak pernah memandang."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • From The Eyes
  • KHALISA🖤
  • DEARWA [END]
  • Laskar Pemimpi || NCT Dream (on going)
  • A. Y. T. D. A (ANAK YANG TAK DIANGGAP)
  • My Quuen is Bad Gril
  • Heart Waiting For You
  • ALBARA - (Jatuh Cinta Itu Lucu)
  • "ARGON" Untukmu Bidadari Hatiku

Mata adalah indera paling jujur pada diri manusia, mungkin mulut tak lagi bisa berbicara namun mata mampu menjawab segalanya . maka tatap la mataku banyak hal yang ingin ku sampaikan padamu antaranya adalah aku sangat takut kehilanganmu . mungkin telingamu tidak mungkin bisa mendengar saat mataku mengatakannya, tapi aku yakin hatimu pasti merasakannya . Tapi bisa saja keyakinanmu membawa sakit . karena tak sesuai dengan harapan ! Terkadang kita perlu merasakan bahwa Realita dibuat tak semanis harapan . Lebih baik berhenti ! Sepandai pandainya kamu menyimpan harapan yang tidak pasti, cepat ato lambat harapan itu juga yang akan mengahancurkanmu . Namun Cinta tak pernah datang terlambat, dia datang tepat waktu, hanya kita yang terlalu banyak mengharapkan sesuatu . Padahal Cinta tau kapan dia akan pergi dan kapan dia akan datang . Semua itu hanya perlu berdoa, dan Mengiklashkan . :)

More details
WpActionLinkContent Guidelines