Please,stay By My Side..

Please,stay By My Side..

  • WpView
    LECTURES 25
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadContenu pour adultesTerminé jeu., juin 9, 2016
WpInfo
Fiction
Fantastique
.....PROLOG... Ku mohon,, Tinggalah di sisiku Aku mencintaimu ... Aku benar-benar mencintaimu Kau benar mencintai seseorang Namun tak bisa memilikinya itu lebih menyakitkan Mencintaimu terasa aneh, Namun aku merasakan sesuatu yang luar biasa.. Aku bodoh seharusnya aku memilih mu.... Ingatkah kau?? Lagu ini..... Lagu yang sering ku putar untuk memanggilmu.. (Lagu turning page berputar) Aku merindukanmu... Aku tau kau disini.. NAmun kau bersembunyi "Tok..tok..tokk" Suara jemari mengetuk kursi.. "JAMES" "yeah...aku di sini" Seorang pria menunjukan jati dirinya....dari kegelapan kamar.. "Maafkan aku" "Aku tak ingin kau pergi james..ini membuatku gila"semakin erat tangan ku memeluk pria di hadapanku.. "Maafkan aku sayang" Pria itu memeluk balik.. "Maaf untuk apa james?"aku melepaskan pelukan ku.. "Seharusnya aku tidak menemuimu lagi" James mengerutkan dahinya.. "Kenapa??" Aku memegang tanganya yang begitu dingin...namun dia menghilang dalam kegelapan lampu kamar..
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • TIME will TELL {On Going}
  • bestie; b. sori [√]
  • Waiting For You
  • si Sulung & si Bungsu
  • Aku Adalah Lukamu
  • Antara Cinta dan Obsesi Geminifourth
  • Past Or Now
  • Amor Eterno
  • My Cruel Girl [MASIH REVISI]
  • Ephemeral{Fanfic Boboiboy} ✔️

"Selamat Tinggal." Itulah ucapan terakhir yang ia dengar sebelum sebuah benda pipih dan tajam menikam jantungnya. Mata berwarna jingga layaknya api yang berkobar itu menatap kearah sang pelaku yang menatapnya dengan tatapan kosong. "Sialan kau...seandainya saja...kau tidak pernah dilahirkan dan fakta bahwa kau adalah adikku..." "Kiamat ini tidak akan pernah terjadi." Pedang yang ada di tubuhnya ditarik keluar membuatnya tersungkur di lumpur yang sudah digenangi oleh darahnya sendiri. Melihat bahwa lawannya sudah lumpuh si 'adik' itu pun pergi meninggalkan si 'kakak' menghembuskan napasnya untuk terakhir kalinya. ■□■□■□■□ Mata jingga itu terbuka lagi, kini di depannya ada sebuah jam besar yang jarum jamnya tidak berdetak sama sekali. "Apa yang akan kau pilih, nak? Menyerah dan mati disini atau mengulang kembali waktu yang telah kau sia-siakan?" "Kembalikan aku agar aku bisa menebus kesalahanku yang dulu." "Senang mendengarnya~" □■□■□■□■ Apakah anak itu bisa melakukan perjalanannya? Rintangan apa yang akan ia lalui selama melakukannya? Hanya waktu yang akan menjelaskannya nanti. ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||| Karakter di cerita ini milik @Monsta. Dan video+gambar yang aku cantum bukan milikku. Aku hanya meminjamnya. Maaf jika ada kesalahan kata atau kekurangan. Silahkan berikan kritik dan saran untuk membantu meningkatkan kualitas novel ini. ♡Selamat Membaca♡

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu