Story cover for Relung Terdalam by zahrahputeri
Relung Terdalam
  • WpView
    Reads 127
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 127
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Jun 09, 2016
Teruntuk Kamu,
Mungkin ini klise, tapi aku tidak perduli.

Aku masih bingung padamu. Sejujurnya, kamu punya rasa atau tidak denganku? Kamu bilang tidak, tapi kamu bersikap seakan-akan kamu suka. Semua perlakuan dan omongan kamu mencerminkan bahwa kamu suka. Tolong, jangan permainkan hati ini.

Tapi, setelah semua kejadian yang berkesinambungan, itu sudah cukup memberiku jawaban.

Dari awal hanya aku yang berjuang, dari awal hanya aku yang berharap. Sedangkan kamu tidak.

Sejauh dan sekeras apapun aku berusaha,

tidak akan pernah ada kata "kita".
All Rights Reserved
Sign up to add Relung Terdalam to your library and receive updates
or
#752poetry
Content Guidelines
You may also like
Cahaya Dirimu by GeraldSty_
11 parts Complete
Pada sebuah perjalanan hidupku yang akan terus berjalan maju dengan semua yang terjadi di masa lampau mengiringi diriku yang sekarang, ada hal yang kuingin kembali dan menggapainya untuk sekali lagi, dengan alasan utamanya yaitu engkau disana yang menjadikan kuingin kembali untuk menggapainya dan kupertahankan hingga di masa yang akan datang ini. Pada saatnya nanti aku akan tahu jelas apa yang akan menjadi milikku selamanya, apakah salah satunya adalah dirimu ? kuharap takdir menjawab iya, karena dirimulah alasanku untuk tetap berharap tanpa kepastian yang jelas jauh disini, terhadap apa yang akan terjadi kelak dimasa depan. Mungkin jika memang sebuah takdir berkata tidak tentang hubungan kita, kuaharap saat aku meninggalkan dunia ini aku bisa membawa semua kenanganku denganmu kembali ke masa lalu untuk memperbaiki hal yang salah dan memilikimu selamanya. Aku akan selalu berharap akan ada orang yang bisa menjagamu secara langsung, bukan sepertiku yang saat ini hanya bisa menatap layar ponsel dengan harapan yang tidak jelas tentangmu dan tidak bisa menjagamu dengan fisik, hanya melalui kata-kata yang tidak jelas apa tujuannya, karena kau terlalu bagus untuk merasakan rasa sakit dari dunia ini. Mungkin untuk mengenangmu aku hanya bisa menyampaikannya melalui cerita sederhana ini yang akan kutuliskan semua pengalamanku bersamamu, yang mungkin menjadi kenangan yang tidak terlupakan, melalui cerita ini kutuliskan bagaimana kita berdua melawan dunia. kisah ini kutulis dan kuharap engkau melihatnya dengan harapan kau bisa merasakan apa yang kurasakan mengenaimu selama ini.
You may also like
Slide 1 of 10
Wrong Feeling ~Namon~ cover
Maafkan Aku cover
Don't Cry cover
SalFlo cover
Just Words cover
Where Are You? cover
Rasa Tanpa Kata cover
Cahaya Dirimu cover
Mengukir sukacita sesaat, lukacita selamanya cover
Kita Sembuh Bareng? cover

Wrong Feeling ~Namon~

62 parts Complete

" terima kasih telah berada dihidubku, terimakasih sudah menemaniku disaat hari hari kelamku, terimakasih telah menjadi sandaranku disaat aku membutuhkan seseorang di sisiku. tapi bolehkah aku berharap lebih darimu, untuk terus ada di sisiku, untuk terus menemaniku? atau aku harus menyerah padamu dan pergi darimu? " C " maaf telah menyakiti hatimu, maaf membuat dirimu semakin jatuh dalam gelap, maaf aku mengabaikanmu. bolehkan aku meminta kesempatan darimu? aku janji aku tak akan lagi menyakitimu " N " maafkan aku yang egois, maafkan aku yang selalu mementingkan perasaanku tanpa melihat lukamu, aku meminta maaf aku telah menjadi masalah dalam hubungan kalian. kali ini aku sadar dan aku akan menyerah " O " tak seharusnya kau ada diantara mereka, seharusnya kau sadar jika aku disini menantimu, harusnya bukan dia tapi aku. bolehkan aku berharap sedikit lagi padamu? " F Kisah rumit tentang mereka yang sedang berjuang untuk perasaan mereka yang selalu dibilang salah dan menyakiti diri sendiri