Baperzone

Baperzone

  • WpView
    Reads 854
  • WpVote
    Votes 93
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 17, 2016
Apa yang kamu rasakan jika sahabat laki-lakimu menggenggam erat tanganmu? Baper. Apa yang kamu rasakan jika sahabat laki-lakimu mengusap kepalamu? Baper. Apa yang kamu rasakan jika sahabat laki-lakimu berbuat spesial kepadamu? Baper. Persahabatan serasa pacaran, yekan? Hingga akhirnya, gara-gara baper akan setiap perlakuan sahabat laki-lakimu itu menumbuhkan rasa suka. Bahkan sayang bahkan cinta juga. Apakah kamu berani mengungkapkannya? Apakah kamu percaya jika kamu bisa memendamnya? Apakah kamu tidak takut kehilangan dia? Apakah ini? Apakah itu? Dan masih banyak apakah lainnya yang akan membuatmu bimbang untuk mengatakan perasaanmu. Akan tetapi, kuatkah kamu memendamnya sendiri? Tidakkah kamu menginginkan dia juga membalas perasaanmu? Mungkin, ceritaku ini akan membantumu 'sedikit' untuk menghadapi situasi seperti itu. #Baperzone #RealStory
All Rights Reserved
#24
baperzone
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • It HURTS
  • Just Friend
  • Taken Slowly
  • Stupid Feeling  [COMPLETED]
  • Disaster In Feelings
  • Friendzone
  • SKALA (Reana) COMPLETED
  • 🎀Sahabat Jadi Cinta🎀
  • More Than Friend [COMPLETE]
  • Buat Aku Lupa
It HURTS

Teman-teman bilang, kisah cinta gue itu pasaran. Naksir tapi cuma bisa memendam (kalo lo bilang gue pengecut, itu artinya bukan hanya gue aja yang lo judge tapi juga jutaan cewek yang naksir diam-diam). Sebenarnya sih itu udah kelewat lumrah. Yang langka terjadi di realita adalah.... punya sahabat berbeda jenis (cowok cewek maksudnya) dan parahnya lo naksir dia! Yupss. Itu yang sedang gue alami. Percayalah, rasanya berjuta kali lebih nggak enak dibanding lo naksir cowok terkeren di sekolah. Seakan ada sesuatu yang salah dan nggak pada tempatnya. Wajar sih, karena memang nggak seharusnya ada rasa "cinta" di tengah persahabatan. Tapi mau gimana lagi? Beruntung buat gue kalo perasaan itu melekat di kedua pihak. Nah, kalo nggak? Kan sakit. *** Peniu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines