Reformasi Terakhir

Reformasi Terakhir

  • WpView
    LECTURAS 118
  • WpVote
    Votos 6
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, jun 10, 2016
Reformasi bukanlah permainan, terlebih jika itu adalah reformasi terakhir. Dan jika terjadi reformasi terakhir, maka tidak ada lagi yang namanya kebebasan - jika makna kebebasan itu adalah bebas bertindak. Reformasi terakhir bukanlah sekedar wacana. Karena tidak mungkin ada kata 'terakhir' jika itu tidak direncanakan. Rencana adalah bagian dari permainan. Namun level dan strategi perencanaan bukanlah ditentukan oleh faktor usia. Tetapi lebih kepada kematangan berpikir, ambisi, ideologi, dan keberanian dalam menanggung beban. Dan reformasi terakhir, tidak hanya dibutuhkan; perencanaan yang matang, ideologi yang kokoh, ambisi yang rakus, dan keberanian yang laksana raja hutan, tetapi juga dibutuhkan jumlah massa yang dapat menghancurkan rencana. Maka, apa jadinya INDONESIA jika Reformasi terakhir terjadi disana? Lalu apa tujuan sebenarnya dari Reformasi terakhir?
Todos los derechos reservados
#23
zetsu
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • The Queens [COMPLETED]
  • Akhir Bumi dengan Sistem: Awal
  • Jejak: 31 Hari (Tamat)
  • REVOLUSI
  • Largest Caliber
  • The Last Mission
  • Coup d'etat
  • 𝐍𝐎𝐓𝐇𝐈𝐍𝐆 𝐅𝐋𝐎𝐖𝐄𝐑 { 𝐂𝐎𝐌𝐏𝐋𝐄𝐓𝐄𝐃 }
  • [Tamat] Pahlawan dari Pandai Besi
  • SENGSARA

Masuk WIA READING LIST 2022 / Periode 4 Genre: [Dark Fantasy] [Historical Fiction] Highlight Tag: [Perang] [Intrik Politik] Warning: [Terdapat Konten Dewasa; seperti kebrutalan, darah, kekerasan, seks implisit, dsb.] >>Cocok untuk pembaca yg mau pusing dan tidak naif. >>Cocok untuk pembaca yg suka karakter wanita kuat. >>Cocok untuk penggemar intrik politik. >>Cocok untuk penggemar perang yg mencari adegan perang dengan strategi perang yg dijabarkan secara jelas. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ "Akan selalu ada hal yang bisa dijadikan penyebab perang, Jenderal. Kami hanyalah kambing hitam untuk perang kali ini. Kau pikir dengan tidak adanya para putri Naz, kedamaian bisa bertahan abadi?" Hanya butuh satu raja yang cinta buta kepada seorang gadis untuk membawa seluruh kerajaan pada peperangan. Gadis yang akhirnya jatuh ke tangannya dan menjadi seorang ratu. Tapi ini bukan tentang gadis itu saja. Ini juga tentang saudari-saudari si gadis yang dibagi-bagikan seperti rampasan perang. Sebagian diperlakukan layaknya ratu, sebagian diperlakukan hina. Satu per satu nyawa dan kehormatan melayang. Hingga akhirnya para ratu yang terdesak pun dipaksa ikut bermain dalam perebutan kekuasaan raja-raja yang tidak pernah puas. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ >>Chapter2 yang berisi adegan perang: ~Chapter 3-4: A Glimpse of Tarkh's Conquest 1&2 ~Chapter 57-69: Arc Perang #Terdapat >>Fun Fact<<yang berisi serba-serbi perang medieval di setiap arc yang diawali judul 'Perang' ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Terinspirasi dari Game of Throne, dengan nama, karakter, dan jalan cerita yang benar-benar berbeda. Inspirasi berupa penokohan di mana tidak ada satu tokoh utama (seperti di cerita pada umumnya) dan karakter wanita yang kuat juga intrik politik antar kerajaan.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido