Mei
  • WpView
    Reads 117
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Fri, Jun 24, 2016
Mei mencoba mundur, Mei mencoba berpaling, Mei mencoba melupakan. Mei melakukan semua itu. Tapi dia tetap diam di tempat itu. Hati kecilnya meronta. Otak nya lelah. Tapi Mei tetap tidak bisa bergerak kemana pun. Karena, Mei telah di butakan, oleh rasa sayang dan harapan yang terlalu dalam pada seorang lelaki yang belum tentu mengharapkan Mei kembali. Dan Mei mulai membenci hati nya sendiri.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menyerah atau Bertahan?
  • Empty (End?)
  • TERLUPAKAN? || REVISI
  • Still Ours [Hiatus]
  • Love You So Badly
  • Alphabet
  • FIVE FRIENDS OF TWO LOVE
  • "Third" (2015)
  • Yang Kembali (Selesai)

Nggak semua keluarga bisa di sebut rumah. Terkadang, mereka lah luka pertama bagi seseorang. Orang-orang ingin hidup seperti dirinya, apakah sebagus itu topeng yang dia buat?? Ada tangis yang ditahan, ada amarah yang tak bisa di unggkapkan, ada luka yang harus di sembuhkan. Ini bukan cerita tentang mencari kebahagiaan, melainkan bagaimana cara bertahan saat dirinya sendiri ingin menyerah. Jika jalan hidup mu tidak di takdirkan untuk bahagia. Mungkin, kamu takdirkan untuk membahagiakan orang lain. Jangan hukum dirimu sendiri, atas apa yang mereka buat. "Apa aku nyerah aja?" Ucap gadis imut itu. "Menyerah?? Kamu hanya tidak bisa menyadari, bahwa kehadiran mu bisa menerangi kegelapan di hidup orang lain" Jawab pria tampan yang menatap wajah gadis itu penuh kasih sayang". Penasaran bagaimana kisahnya? Yuk baca sampai habis ceritanya^^

More details
WpActionLinkContent Guidelines