VIEW
  • WpView
    Reads 181
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 2, 2019
Aku tak habis pikir bagaimana mungkin dia bisa menyukaiku. Ya tuhan, dosen yang tampan dan juga digilai oleh seluruh mahasiswa dan juga dosen, bahkan penjaga kantin pun sangat menyukai dia. Tapi kenapa diantara semua wanita yang mengelilinginya dia memilihku, yang bahkan tak tertarik dengan segala bentuk apa saja yang dia miliki. Dia kaya bahkan lebih tidak mungkin dengan segala kekayaan itu dia memilih untuk mengikat dirinya dengan diriku. Aku benar-benar tak mengerti dengan pemikirannya.-Ariani Hara *** Aku sudah tertarik dengannya, sejak pertama kali aku melihat dia. Bahkan ketika aku melihat melalui matanya saja dia sudah berbeda. Dia tidak menatapku dengan pandangan memuja, dia hanya menatapku dengan pandangan tanya. Mungkin itu yang membuatku ingin segera mengikatkanku dengannya di jenjang pernikahan.Karena dia berbeda dari yang lainnya. terlepas dari pandangan orang yang menyatakan bahwa kami sangat tidak cocok. -Kayana Adine
All Rights Reserved
#25
cheeklit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • You, Hope, and Memories
  • Di Balik Kacamata [END]
  • Bintang dibalik Senja (COMPLETE)
  • MAHABBAH [SELESAI]
  • Oddly Coupley (Complete)
  • Cintaku Hanya Untukmu Istriku
  • AYLIN
  • Double'A Season 2
  • Mantan Housekeeper Bos! (Housekeeper Series)
  • #5 Reasons Why I Love You - END

~Sakura Minami~ Aku mencintainya sejak pertemuan pertama kami. Mungkin dia adalah jodohku, karena Tuhan mempertemukan kembali diriku dengannya . Tapi, dia seperti angin. Dia yang selalu ada di dekatku, tapi takkan pernah bisa ku gapai. Lalu aku bertemu dengannya. Dan pertanyaan muncul di benakku: jika dia memang jodohku, mengapa aku menggapai orang lain? ‬‪~Kenan Voresta~ Dia segalanya di hidupku. Ini bukan lirik lagu yang dia sukai, atau larik puisi yang ku kutip dari novel miliknya. Ini arti dirinya bagiku, dari dulu hingga nanti. Dan dia baru mengetahuinya, ketika dirinya dipelukan yang lain. Tapi, bukankah tidak ada kata terlambat untuk mendapatkan yang dicinta? ‬ ‪~Brian Voresta~ Aku tak pernah menyesal bertemu dengannya, meskipun pada akhirnya, Tuhan lebih memilih untuk memisahkan kami. Dia adalah pewarna di hitam putih hidupku. Dan ku rasa, aku tak akan pernah menemukan penggantinya, karena separo jiwaku, ikut terbawa seiring dengan kepergiannya.‬

More details
WpActionLinkContent Guidelines