Seorang gadis cengeng dan manja, tiba-tiba di hadapkan dengan masalah yang selalu saja datang menghampirinya. Setelah kematian ibu dan kakaknya, ia merasa hidupnya berubah 180°. Meski orang masih melihat senyumnya setiap hari, namun mereka tidak tahu bahwa senyum yang mereka saksikan bukanlah senyum yang menandakan sebuah kebahagiaan, melainkan sebuah senyum yang ia gunakan untuk menutupi luka dalam jiwa dan raganya yang tersiksa. Gadis itu, Adara Qiana Mahendra. Yang lebih di kenal dengan nama Ara, beruntungnya masih memiliki kekasih yang selalu ada untuknya, Dewa El-Ghazali Rainand. Meski sebenarnya, masalah terbesar yang pernah ia alami berawal dari masalalu orang tuanya dengan orang tua kekasihnya itu. Akankah Ara dan Dewa bisa mempertahankan hubungan mereka? Di tengah rahasia lama yang kembali muncul, mengancam akan berakhirnya hubungan keduanya.
Daha fazla bilgi