We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Still Love You (Completed)

Still Love You (Completed)

  • WpView
    Reads 163,981
  • WpVote
    Votes 8,118
  • WpPart
    Parts 40
WpMetadataReadComplete Tue, Jul 14, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Alasannya hanya satu ! Veedha tidak ingin merasakan kembali patah hati. Veedha tidak ingin jatuh kelubang yang sama untuk kesekian kalinya. Veedha tidak ingin lagi diperbudak cinta. Patah hati yang telah membuatnya menjadi seorang yang bodoh. Namun, memberikan pelajaran yang sangat berharga bagi ia dan hatinya. Pada intinya ! Ia tidak ingin patah hati lagi ! Aku hadir dengan kepedulian hanya untuk membantumu menguasai segala rasa yang sebelumnya belum pernah kau jumpai. Aku telah lebih dulu dan berkali-kali merasakannya. Aku hanya ingin membantumu ! -Veedha Lastarti Januardhi Terima kasih atas kepeduliannya. Tapi aku tidak butuh ! -Jishan Anjesra Wirawan. Cover by irongirls_
All Rights Reserved
#905
chiklit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku, Kamu, dan Waktu. [END]
  • Mengukir sukacita sesaat, lukacita selamanya
  • Partner Till Jannah
  • Fragment [END]
  • Succiduous
  • You, Hope, and Memories
  • Antara Kamu dan dia //idr
  • Kaysha (ONLY YOU)

Akisya Kirana Maharani tidak pernah menyangka bahwa kedekatannya dengan Mahaprana Hisyam-siswa populer dan pendiam di sekolah-akan menjadi awal dari perjalanan emosional yang mengubah cara pandangnya tentang cinta, waktu, dan kehilangan. Mereka tumbuh dalam cerita yang hangat: belajar saling memahami, berbagi impian, dan menepis perbedaan. Akisya percaya bahwa cinta bisa melampaui waktu, sementara Hisyam menyimpan pandangan realistis bahwa tidak semua hal bisa dipertahankan selamanya. Namun, kehidupan punya caranya sendiri untuk menguji. Perbedaan prinsip, jarak emosional, dan keadaan tak terduga membuat mereka harus memilih: memperjuangkan hubungan yang perlahan pudar atau melepaskan demi luka yang lebih sedikit. Ketika waktu tak memberi kesempatan kedua, mampukah kata-kata yang pernah diucapkan menjadi pengikat terakhir mereka? ."Aku harap, kita bisa bertemu kamu di kehidupan selanjutnya dengan versi yang lebih baik dari kita masing-masing." - Hisyam. ⚠️WARNING⚠️ Semua unsur cerita ini murni dari pemikiran author. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat, dan jalan cerita. semuanya itu hanya kebetulan tanpa unsur sengaja.

More details
WpActionLinkContent Guidelines