Story cover for Edelweiss by frinkywink
Edelweiss
  • WpView
    LECTURAS 198
  • WpVote
    Votos 19
  • WpPart
    Partes 1
  • WpView
    LECTURAS 198
  • WpVote
    Votos 19
  • WpPart
    Partes 1
Continúa, Has publicado jun 13, 2016
Memperjuangkan itu bukanlah hal yang mudah, apalagi memperjuangkan orang yang sama sekali tidak menganggap keberadaanmu penting. 

Lalu apa yang dilakukan Clarissa, perempun cantik yang mempunyai sejuta rahasia di dalam hidup, untuk memperjuangkan seseorang yang ia cintai? Apakah ia tetap mencintai orang itu atau menyerah?
Todos los derechos reservados
Tabla de contenidos
Regístrate para añadir Edelweiss a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
Pesawat Kertas cover
Badai Tak Berujung [ON GOING] cover
Can I Call You Mine? cover
Matematika cover
Difficult Love cover
A New Beginning cover
Lempar kode Sembunyi hati  cover
Let Me,Love You. cover
Canvas of love cover

Pesawat Kertas

14 partes Continúa

Arjuna Silsen Ghifari, chef muda berbakat di SMA Bima Sakti, menjalani hari-harinya mandiri setelah kehilangan sebagian ingatan. Satu-satunya yang selalu menarik perhatiannya adalah Clarissa Indira Azzahra, ketua OSIS yang dingin, cerdas, dan selalu menjaga jarak. Meski Arjuna mulai menyukai Clarissa dan sering berusaha dekat dengan cara kecil yang tulus, Clarissa membalasnya dengan tatapan dingin dan kata-kata singkat. Suatu hari, saat Arjuna menawarinya buku yang jatuh, ia hanya menatapnya tanpa ekspresi. "Aku bisa ambil sendiri," jawab Clarissa datar, suaranya seperti membatasi jarak antara mereka. Arjuna tersenyum ringan, mencoba tetap hangat. "Kalau begitu, aku akan menunggumu saja, untuk memastikan kamu baik-baik saja." Clarissa memalingkan wajahnya dan melangkah pergi tanpa sepatah kata lagi, meninggalkan Arjuna dengan rasa penasaran dan tekad yang semakin kuat. Namun Arjuna tidak mudah menyerah. Setiap kali mereka bertemu, ia selalu mencari cara untuk mendekat, meski hanya dengan perhatian kecil-menyimpan tasnya ketika Clarissa terlihat lelah, membantu menyiapkan acara OSIS, atau sekadar tersenyum hangat di koridor. Di tengah kesibukan sekolah, perhatian Arjuna dan ketegasan Clarissa menciptakan ketegangan yang mendalam, menyingkap benang masa lalu yang mengikat mereka-sebuah hubungan yang rumit antara rasa suka, dingin, dan kenangan yang belum kembali sepenuhnya. ---