Sembuhkan Hati

Sembuhkan Hati

  • WpView
    Reads 58
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 15, 2016
Kata siapa cinta itu indah terus? sungguh menurut gue nggak. Tapi kalau sudah tahu ini sakit, kenapa masih dijalanin? kenapa masih ingin tahu cinta? Orang bilang bahwa kita tidak bisa hidup tanpa cinta. yep. karena cinta akan membuat hari-hari lebih berwarna. Tapi kalau sudah tahu membuat hari-hari berwarna, kenapa masih ada yang menyakiti perasaan? kenapa masih ada yang mengorbankan perasaan cinta orang lain demi ego sendiri? kenapa masih banyak orang yang terluka? kenapa masih ada yang rela menangis demi cinta? kenapa ngga ada kisah cinta yang terhindar dari air mata? Untuk gue berhenti mencintai, nggak semudah membalikkan kedua telapak tangan. nggak secepat saat gue menjatuhkan hati pada lo. Cinta juga akan tetap ada, gak akan mudah gue merubah rasa cinta ini menjadi kebencian. gak akan mudah gue berpaling menjatuhkan hati gue kepada orang lain. Dan kini yang gue butuhkan hanyalah waktu untuk sembuhkan hati. note: maaf aku msh pemula jd masih banyak yg gak berdasar EYD hehe. Enjoy!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Close Your Eyes (Sehun - Jieun) (End)
  • Halfway House. (Kooktae/kookv) END
  • kita dan waktu. [End]
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Let Me Be The One  ✅
  • Yang Terlupakan
  • INI CINTA BUKAN BENCI
  •  I Love You, Goodbye.
  • F E E L I N G ✔✔✔ [Lanjut; Feeling 2]
  • RUANG HAMPA (terbit)

Aku hanya mampu berdiri di ambang pintu kamarku, menyaksikan tawa lepas mereka, kebersamaan mereka, canda tawa mereka, dan kebahagiaan yang terpancar jelas dari raut wajah mereka. Masihkah aku dianggap dalam keluarga ini? Masihkah aku terlihat dalam keluarga ini? Masih adakah aku dalam hati mereka? Atau mungkin aku hanya dianggap angin lalu yang sama sekali tidak penting dan tidak ada gunanya? Tanpa terasa air mata ini sudah mengalir deras, mengalir membasahi pipiku, aku tak berniat untuk menghapusnya, karena aku yakin air mata ini akan terus mengalir walau aku sudah beberapa kali menghapusnya. Hatiku sangat perih, dadaku begitu sakit, kepalaku mulai terasa pusing dan berat, memang hanya rasa sakit lah yang selalu setia menemaniku saat aku merasa sendiri dan terasingkan seperti ini. Sering aku bertanya-tanya, apakah aku bukan anak kandung mereka? Apakah kehadiranku di dunia ini sama sekali tak di inginkan? Apakah aku hanya anak terbuang yang di pungut oleh mereka? Perasaan sakit dan rasa iri ini selalu membuatku bertanya-tanya dalam hati, namun aku tahu bahwa aku tak sepantasnya untuk bertanya seperti itu, biar bagaimana pun mereka adalah keluarga yang menjaga dan mengasihiku selama ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines