ALKANNA

ALKANNA

  • WpView
    Reads 608
  • WpVote
    Votes 143
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 22, 2016
"....nanti kalo kakak pergi Kannaya jangan nakal ya, nggak boleh ngompol lagi, jangan main ke jalan sendirian...." "....kak Alka mau kemana, Kannaya ikut kak...." "....udah yuk kita main ayunan aja ya. Kannaya duduk sini ya, kakak yang dorong ayunannya...." "....1...2...3...." **************************************************** Terpisah bertahun-tahun. Dipertemukan setelah dua belas tahun kemudian, dengan keadaan yang jauh berbeda. Alka kehilangan kenangan masa kecilnya, Kannaya yang ternyata sejak kecil tinggal tanpa orang tua, dan segudang teka-teki yang dimiliki Ayah Alka. Teka-teki yang berkaitan dengan kematian kedua orang tua Kannaya, yang tertutup rapat hingga bertahun-tahun. Kisah romansa Alka dan Kannaya semasa SMA yang penuh lika-liku, mengantarkan Alka sedikit demi sedikit mengingat masa lalunya. 1606 menjadi saksi bisu kisah mereka. Kisah romansa dua insan ini dan kisah terkuaknya teka-teki Ayah Alka.
All Rights Reserved
#159
troublemaker
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Arga ; Repihan Rasa TAMAT (sekuel Arga; Pusaran Sesal
  • Keistimewaan Putri Mafia (SEGERA TERBIT)
  • DEXTER
  • Secret Love Letters [ TERBIT ]
  • Rahasia di Balik Senyumnya
  • GALAXY
  • The Secret [COMPLETED]
  • ATLARAKA (Telah Terbit)
  • 𝘖𝘯𝘭𝘺 𝘠𝘰𝘶 (END)

Seri kedua Arga ; pusaran sesal Tentang cinta yang salah menyapa, rindu pada yang telah pergi juga dendam yang tak seharusnya tumbuh. Setelah kematian Aksa. Arga menyibukkan diri untuk mengalihkan rasa sakit akibat kehilangan dengan bekerja. Hingga pada satu titik dia kehilangan tujuan hidup kecuali membayar tagihan. Tak disangka dia bertemu lagi dengan ayahnya dan ingin membuktikan rumor yang pernah terjadi pada adiknya. "Ayah apa yang lebih memilih mengurusi anak wanita lain daripada darah daging sendiri? Kamu tak ubahnya lelaki egois yang hanya mementingkan diri sendiri. Aku tak yakin kamu pantas disebut sebagai orang tua." "Aku tak percaya kata-kata itu keluar dari mulut anak lelakiku yang terpelajar." Teringat dengan pesan adiknya untuk segera menikah, seorang wanita yang pernah bertemu saat di rumah sakit menyapanya. "Bukankah di dunia ini tak ada yang sempurna, begitu pula cinta." Kia menoleh ke Arga yang menatap dengan sorot sendu. Walau sudah mengenal hampir beberapa bulan, lelaki di sampingnya adalah sosok diyakini tengah menutupi luka. Dia bisa melihatnya, lewat bola mata, gurauan atau perkataan langsung seperti sekarang. "Cinta itu memang tak sempurna, oleh itu mereka merayakan ketidaksempurnaan sebagai wujud kebahagiaan dalam pernikahan. Karena sejatinya cinta itu saling melengkapi."

More details
WpActionLinkContent Guidelines