WE WERE ON THE ROCKS

WE WERE ON THE ROCKS

  • WpView
    Reads 358
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 28, 2016
Cerita tentang seorang Nismara Olivia, wanita yang mati-matian ingin bangkit dari patah hati yang pernah membuatnya sekarat. Kesibukannya dalam bekerja, cukup membantunya untuk membunuh waktu, mengurangi intensitasnya berkabung dalam memori yang belum terhapus sepenuhnya. Seseorang pun lantas datang, dengan cara yang tidak diinginkan, tidak memulainya dengan senyuman. Tapi perlahan, Mara mulai membuka diri. Dan di saat bersamaan, pria yang telah membuat hatinya terserak kembali muncul, menawarkan masa depan yang lebih manis. Mara harus memilih. Pangeran kegelapan yang sudah membuatnya nelangsa namun mencoba memberi penawar; atau pangeran berbaju zirah yang mengulurkan tangan, namun duri memenuhi tangannya yang kokoh itu? Atau mungkin, lebih baik menumpulkan hati dan tidak perlu jatuh cinta lagi? Seandainya hati bisa dikendalikan, mungkin segalanya tidak akan serumit ini bagi Mara.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Immortal's Undoing
  • Meneroka Jiwa 2
  • Narasi patah hati
  • Bubble Gum
  • Saat Hati Tak Lagi Menunggu
  • Sebelum Kau Mengetuk
  • Biduk Terbelah
  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • Bad to Beautiful (First Love)✔

NEW COVER ❤️‍🔥 **** Lyra Caelum mengira buku dan kesepian adalah teman terbaiknya di Avenmire, sampai seorang pria datang membawa rahasia kelam dari masa lalu yang seharusnya terkubur. Pria itu-Kael Czar Valemont bukan sekadar pelanggan tetap; ia adalah penguasa malam yang haus akan sesuatu yang mengalir di nadi Lyra. Di tengah pengkhianatan orang-orang yang paling ia percaya dan rahasia yang disembunyikan di balik rak toko tempatnya bekerja, Lyra terpaksa melangkah keluar. Namun, pertemuan menyakitkan di kota terpencil Boufort justru merobek jiwanya lebih dalam...memaksa Lyra terjebak di antara perlindungan posesif sang vampir dan kebenaran pahit tentang siapa dirinya sebenarnya. Di dunia ini, setiap bisikan adalah peringatan. Darah tidak pernah lupa, dan rasa lapar selalu menuntut tumbal. Ketika rahasia klan mulai terungkap, satu pertanyaan tersisa: Apakah Kael adalah penyelamatnya, atau justru kehancuran yang selama ini ia hindari? **** Genre: Dark Gothic Romance trope: fated bloodmates, vampire lover TRIGGER WARNING: Cerita ini memuat unsur konsumsi darah (blood drinking/vampirism), luka fisik (physical injury), penyebutan tindakan kekerasan/hampir pembunuhan (mention of near-fatal violence), serta penolakan/pengabaian orang tua (parental abandonment/rejection). Pembaca diharapkan bijak menyikapi ketegangan emosional di dalamnya. (18+) ‼️FIKSI FIKSI FIKSI‼️

More details
WpActionLinkContent Guidelines