WE WERE ON THE ROCKS

WE WERE ON THE ROCKS

  • WpView
    Reads 358
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 28, 2016
Cerita tentang seorang Nismara Olivia, wanita yang mati-matian ingin bangkit dari patah hati yang pernah membuatnya sekarat. Kesibukannya dalam bekerja, cukup membantunya untuk membunuh waktu, mengurangi intensitasnya berkabung dalam memori yang belum terhapus sepenuhnya. Seseorang pun lantas datang, dengan cara yang tidak diinginkan, tidak memulainya dengan senyuman. Tapi perlahan, Mara mulai membuka diri. Dan di saat bersamaan, pria yang telah membuat hatinya terserak kembali muncul, menawarkan masa depan yang lebih manis. Mara harus memilih. Pangeran kegelapan yang sudah membuatnya nelangsa namun mencoba memberi penawar; atau pangeran berbaju zirah yang mengulurkan tangan, namun duri memenuhi tangannya yang kokoh itu? Atau mungkin, lebih baik menumpulkan hati dan tidak perlu jatuh cinta lagi? Seandainya hati bisa dikendalikan, mungkin segalanya tidak akan serumit ini bagi Mara.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bubble Gum
  • Narasi patah hati
  • Biduk Terbelah
  • BROKEN HEART [END]
  • Saat Hati Tak Lagi Menunggu
  • MY HOPE IS YOU (END)
  • Yang Pernah Patah
  • The Immortal's Undoing
  • My Handsome Client (SUDAH TERBIT)

Gadis arogan, pembangkang, dan semena-mena. Ia selalu lihai dalam bermain drama. Drama kehidupan. Sampai suatu hari sebuah kebohongan selama belasan tahun terkuak hingga membuat topengnya terbuka. Dingin, pendiam, dan ketus merupakan sifatnya yang selama ini lelaki itu tunjukkan ke semua orang, yang merupakan gerbang pertahanan dari masa lalunya. Hingga ia berubah jadi dektektif dadakan dan bersimpati ketika pertahanan dihatinya runtuh akibat sentuhan dari hati lain. Mereka bertemu Disuatu keadaan dimana mereka harus bertarung dengan hati dan pikiran, Berjalan beriringan. Namun semua berubah ketika salah satu dari mereka memutar badan dan menjauh. Itu semua karena datangnya orang baru. Tapi siapa sangka, orang itu rela melakukan apa saja demi bersatunya mereka berdua. Apakah cerita ini seperti bubble gum yang manis diawal pahit diakhir?

More details
WpActionLinkContent Guidelines