Bulan Dan Bintang

Bulan Dan Bintang

  • WpView
    Reads 1,287
  • WpVote
    Votes 70
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 30, 2016
BULAN wanita yang suka dengan rumus, Fobia dengan mawar, benci dengan warna oren (katanya sih oren itu buat dia mual, karna warna itu biasanya untuk obat), dan wanita yang lelah untuk melupakan masa lalunya. BINTANG laki - laki yang pintar, disiplin (beda dengan bulan, yang gak mungkin absen dari buku hitam), ganteng, cool, keren, dan aktif, bagi kaum hawa yang melihatnya bisa - bisa seketika terbang di tempat tanpa aba - aba bersedia siap ya, dan cowok yang mempunyai keinginan untuk amnesia melupakan masa lalunya. Bulan dan Bintang benda langit yang selalu berdekatan, yang selalu menghiasi malam yang gelap, yang selalu bersama di waktu yang sama, namun akan berpisah di waktu yang telah ditentukan. Apakah Bulan dan Bintang begitu?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • (Antara) Bintang Bulan - [ABS 1]
  • The Moon Sent You to Me
  • BUALAN
  • BINTANG&BULAN
  • Bulan & Bintang
  • " BYE "
  • My Beloved Enemy
  • BULAN dan BINTANG
  • Casserio

DITERBITKAN OLEH @anonymous.publisher #2 in Teenfiction (July 6th 2018) Bulan pikir, semesta akan mengabulkan permohonannya untuk tidak kembali sekelas dengan cowok tengil menyebalkan yang pernah mengambil susu stoberi tanpa seizinnya. Namun tampaknya, semesta tidak berada di pihaknya. Kalau bisa dibilang, list dosa Bulan semakin bertambah karena kesabarannya yang semakin diuji dengan kehadiran Bintang dengan tingkah laku bodoh yang mampu mengundang umpatan sebagai bentuk kekesalan. Namun yang gadis itu tak sadari, seperti umumnya bulan di angkasa yang menghiasi langit kelabu-bintang akan senantiasa menemani bulan di kesunyian malam. Bintang dan teman-temannya berhasil membuat masa SMAnya jauh lebih menyenangkan hingga melupakan nestapa yang ia rasakan karena keluarga yang seharusnya menjadi "rumah", hanya sekedar menjadi tempat untuk singgah sementara yang membuat harinya sepi dan lara. Terlebih selama empat tahun belakangan, orang tuanya masih menutup rapat perihal peristiwa silam yang menyebabkan memorinya tandas dan menyisakan banyak pertanyaan. Copyright © 2017, by Marie Victoria (bananarie)

More details
WpActionLinkContent Guidelines