Story cover for In My Mind by uri_M_I
In My Mind
  • WpView
    GELESEN 12
  • WpVote
    Stimmen 4
  • WpPart
    Teile 2
  • WpView
    GELESEN 12
  • WpVote
    Stimmen 4
  • WpPart
    Teile 2
Laufend, Zuerst veröffentlicht Juni 14, 2016
Cover by @ryuradar's

Tanpa di sadari, kepindahan Fino ke Sma kakaknya yang menghilang, telah membuka satu pintu yang membelenggu sang kakak di ruang lain, tidak hanya itu, di waktu yang bersamaan takdir mempertemukan Ara dengan Galih. Ara yang merupakan teman baru fino di Sma barunya, dengan karakternya yang kuat membuat Fino penasaran akan Dunia Ara. Meskipun banyak yang membicarakan tentang keaneehan Ara, bahkan tak sedikit yang berfikir bahwa Ara kemungkinan gila, hal itu tidak mengurungkan niat Fino mendekati Ara, hingga satu persatu pertanyaan tentang kematian sang kakak yang Fino anggap janggal mulai terjawab, akan tetapi hal itu membuat keadaan Galih semakin memburuk.


Ini cerita pertama, jadi masih berantakan.
Alle Rechte vorbehalten
Melden Sie sich an und fügen Sie In My Mind zu deiner Bibliothek hinzuzufügen und Updates zu erhalten
oder
Inhaltsrichtlinien
Vielleicht gefällt dir auch
Vielleicht gefällt dir auch
Slide 1 of 10
REKSA: The Last Bell cover
Penerimaan  cover
PESAN UNTUK RAYAN cover
Ara & Ari √ cover
Something Impossible cover
DEVIAN [END] cover
Kamu Yang Kusuka cover
Messy (COMPLETE) cover
Someone's Crazy Remorse cover
Untuk Oreo dan Kamu [OG] cover

REKSA: The Last Bell

30 Kapitel Laufend

Reksa adalah seorang remaja pendiam yang selalu merasa asing di antara keramaian. Masa lalunya dipenuhi luka yang sulit dilupakan, meninggalkan jejak trauma yang membuatnya enggan membuka diri kepada siapa pun. Baginya, dunia terasa seperti labirin tanpa pintu keluar-terjebak dalam bayang-bayang masa lalu yang menghantuinya setiap saat. Namun, segalanya mulai berubah ketika ia memasuki SMA dan bertemu dengan sekelompok teman yang perlahan mengisi celah kosong dalam hatinya. Mereka tidak hanya hadir sebagai teman sebatas kata, tetapi juga sebagai cahaya yang menerangi sisi gelap yang selama ini ia sembunyikan. Dengan perlahan, Reksa mulai menemukan keberanian untuk keluar dari cangkangnya. Ia belajar bahwa tidak semua orang akan menyakitinya, bahwa ada tangan yang siap meraih dan hati yang tulus menerima. Di tengah canda tawa, konflik, dan perjalanan emosional yang mereka lalui bersama, Reksa mulai memahami bahwa masa lalu tidak harus menjadi belenggu. Perjalanan ini bukan tentang melupakan luka, tetapi tentang menerima, berdamai, dan melangkah maju. Dan di sinilah kisahnya dimulai-tentang seorang anak yang pernah hancur, tetapi menemukan kembali dirinya di antara orang-orang yang peduli.