Bubble

Bubble

  • WpView
    Reads 676
  • WpVote
    Votes 51
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadComplete Fri, Feb 10, 2017
"Lelaki itu menangis bukan karena hal yang sepele. Pertama, lelaki menangis karena kesedihannya yang mendalam, dan yang Kedua, lelaki menangis karena karena pengkhianatan." "Mencintai itu tidak semudah ketika kamu berkata. Mencintai itu yang dipilih oleh hati, bukan pikiran." Kisah seorang Riyan Candrakanta Wirayudha, dengan kakak kelasnya sendiri, Safitri Fidelia Adonia. Riyan mencintai Adel, sedang Adel hanya sebatas menyayangi Riyan. Hubungan mereka akan diuji ketika Adel pindah ke Bandung karena harus melanjutkan pendidikannya. *** Cerita pertama, masih abal-abal, semoga ada yang baca dan semoga suka Ini cuma ganti deskripsi nya aja, cerita masih sama
All Rights Reserved
#3
bubble
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • L : Live, Love and Leave (bukan BL)✔️
  • The Mistake of My Life
  • Dua Hati yang Berbeda, untuk Satu Nama
  • EPIPHANY
  • Bukan Cinta Pertama
  • DRABIA [END]
  • DEAR LOVE
  • Ali Arkhan
  • (Not) A Dream School (On Going)

"Ulah lo kan?!", hardik Hadrian. Hanya satu orang yang bisa membuat hari-hari Drian yang sepi dan tenang menjadi heboh nan menakjubkan. Dia lah Reynanda, tetangga sekaligus teman sejak mereka main pelosotan di TK. Kelakuan Rey yang tak mengenal akal sukses membuat Drian menjadi sorotan, tidak hanya di dunia per-youtube-an tapi juga di sekolah, sampai dia dikejar-kejar cewek blesteran menyebalkan bernama Bella dan masuk dalam drama. Drama kehidupan yang melibatkan emosi jiwa dan menantang fisik tubuh manusia. Tepat di hadapannya, Drian menyaksikan Rey berjuang. Dan tepat di depan matanya, Rey menatap keanehan dari Drian. Satu patah kata terucap, membuat Bella pun tercengang dengan mata berkaca-kaca. Ada apa sebenarnya? Skenario macam apa yang sedang mereka mainkan? Tetap bertahan ataukah harus merelakan? Published on : 01,01,2022

More details
WpActionLinkContent Guidelines