Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.
SINCERELY
  • WpView
    Reads 706
  • WpVote
    Votes 121
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 25, 2016
TERRESA. Tujuh huruf yang selalu tergiang di benak Abdi. Gadis yang pernah masuk ke dalam hatinya walau hanya sembunyi.. Gadis yang dulu pernah menyimpan masa-masa indah. Tapi kini, Abdi dipertemukan kembali pada gadis itu dengan cara yang tidak terduga. Rasa yang dulu Abdi coba hilangkan akhirnya TUMBUH kembali dan makin bercabang ketika mereka MENIKAH. Kata sakral yang dulu Abdi impikan akhirnya menjadi kenyataan.. Abdi merasakan senang, tapi juga merasakan sakit raga dan batin.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HIDDEN I (The End)
  • Monokrom [END]
  • I Hope You (DISCONTINUED)
  • CLOSER
  • Tell Me Why?
  • GREENSTA [END]
  • Gone(✔)🔚
  • Tanpa Kepastian
  • Love Is Painful

"Apa yang bisa dibanggakan darimu?" Sebuah hubungan yang kompleks antara seorang ayah dan anak perempuannya. Ayah tersebut tidak pernah menunjukkan kasih sayang dan penerimaan terhadap anaknya, bahkan menganggapnya sebagai beban keluarga. *** Diasha hanya ingin satu hal, dicintai oleh ayahnya sendiri. Namun kasih sayang itu tak pernah datang, bahkan seolah tak pernah diharapkan. Ia tumbuh dalam rumah yang penuh dingin dan diam, mencoba menjadi anak baik agar dilihat, agar dianggap tapi hasilnya selalu sama, hampa. Meski begitu, Diasha tak pernah benar-benar bisa membenci ayahnya. Di hatinya, pria itu tetap sosok penting yang tak tergantikan. Sayangnya, apakah ayahnya berpikir hal yang sama? Ketika cinta yang seharusnya melindungi justru melukai, Diasha dihadapkan pada pertanyaan paling pahit dalam hidupnya: Apa gunanya hidup... jika rasanya seperti mati Attention: Cerita ini mengandung tema yang sensitif dan dapat memicu emosi yang kuat pada pembaca, terutama bagi mereka yang pernah mengalami pengalaman serupa. Mohon untuk tidak terlalu terpengaruh oleh cerita ini. Penulis tidak bertanggung jawab atas segala reaksi emosi yang mungkin timbul, termasuk kebutuhan akan tisu. •dilarang keras menciplak karya ini•

More details
WpActionLinkContent Guidelines