Alea
  • WpView
    Reads 35,927
  • WpVote
    Votes 1,253
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 10, 2016
Dentuman musik terdengar jelas mengisi gedung ini. Semua orang hanyut dengan dunia malam yang jarang sekali kumasuki. Kali ini biarkan aku menikmati hari. Melupakan semua masalah. Membiarkan diriku hanyut dengan kerasnya alkohol. Kakiku dengan entengnya berjalan menuju dance floor. Mengerakkan tubuhku sesuka hati, mengikuti irama musik yang ada. Kali ini aku benar-benar hanyut. Tiba-tiba sebuah lengan melingkari pinggangku. Menghapus jarak tubuh di antara dirinya dan diriku. Kesadaranku pun muncul walau pun belum sepenuhnya. Tangan mungil ini bergerak mendorong dada bidang pria di depanku. "Kumohon lepaskan. Apa yang kau lakukan?" Ucapku sambil tetap mendorongnya Kepalanya mendekat. Bisa kurasakan deru nafasnya menerpa wajahku. "Kali ini ikuti permainanku" kalimat terakhir yang kudengar sebelum bibirnya menyentuh bibirku. Mataku terbelalak dengan tingkahnya sampai sepasang mata menatapku. Tanpa pikir panjang tanganku sudah berada di tengkuknya dan memperdalam ciuman kami.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [COMPLETED] 7 Days
    [COMPLETED] 7 Days
    Apa yang akan kamu lakukan jika suatu hari kamu membuka mata dan menemukan dirimu berada di sebuah tempat asing tanpa satupun memori tersisa dalam ingatanmu? --- "Huh?!" Aku membuka kedua mataku ketika suara dentuman besar terdengar berdebam di kepalaku. Kedua bola mataku bergerak mengamati apa yang ada di sekitarku- sebuah rasa tak biasa kurasakan menelusup dalam benak. Sebuah perasaan asing. Namun pikiranku terasa begitu ringan-tak ada satupun yang melintas dalam kepalaku selain tiga hal tadi; jalanan malam, seorang wanita, dan sebuah ledakan besar. "Ugh-" Aku memaksakan diri terbangun dan sekujur badanku terasa sakit. Kuangkat kedua telapak tanganku yang berbalut perban. "Jalanan-gue kecelakaan kah?" Kuperhatikan sekitar dan aku tak sengaja menoleh ke sisi kananku. Jantungku seperti berhenti berdegup ketika kusadari bahwa aku tak sendiri di atas tempat tidur-seorang bayi lelaki berbaring di sebelah dan menatapku dengan kedua matanya yang membulat sempurna.
    WpPart
    Complete
    Married For Stimulate
    Married For Stimulate
    [21+] Airys dipaksa kakeknya menikahi Arkana (31 tahun)-seorang dokter Obgyn di rumah sakit Pradipta, salah satu yang terkenal di tengah kota. Rumor tentang dokter obgyn yang hilang nafsu pada wanita melekat di kepala Airys hingga ia menolak perjodohan itu. Namun, kakek terus saja memaksanya. Hingga kesialan baru menimpa Airys saat Arkana selesai melakukan pemeriksaan, mengklaim bahwa selaput daranya telah rusak dan membuat sang ibu khawatir, siapa yang mau menikahi anakku, Dok?! Airys seketika kelimpungan. *** "Kamu sering bilang seorang dokter Obgyn laki-laki tidak punya nafsu lagi, kan?" Tetapi pria itu tiba-tiba berbisik. Arkana menahan belakang kepala Airys guna menepis jarak antara wajah mereka. "Baiklah, saya buktikan setelah kita menikah." -Marriage is not only for the need for sex and stimulate the body. However, getting married is to cultivate trust in the hearts of both partners- __________ Please don't copy my story ©2023 by xerniy Warning Adult Stories🔞🌶 with some spicy scenes.
    WpPart
    Complete
  • The Rogue Hellion - #bountyhunterseries 2.0 [✓] 🔚
    The Rogue Hellion - #bountyhunterseries 2.0 [✓] 🔚
    18+ ONLY Sequel of "THE DAMN DEMIGOD" This is an Action - Romance story with Mature content Be WISE reader - bijaklah dalam memilih bacaan ======================================= "Kamu tidak boleh pergi." Itu hal konyol! Aku masih terdiam menatap wajahnya yang sialnya selalu terlihat tampan dalam keadaan apa pun. See, bahkan sekarang tidak ada apa pun yang menutup tubuh atasnya tidak mengurangi ketampanannya sedikit pun. Oh, no, mungkin itu masalahnya yang membuatku berkali-kali hilang fokus hanya karena melihat dada bidang dengan kulit liatnya. Six-pack? Sudah pasti! Tidak hanya itu, lebih ke bawah lagi, ya, V shape di bagian pangkal perut. Begitu menggoda terlihat seperti sexy super model di luar sana. Senyum tipis terlihat jelas sekarang yang membuatnya semakin terlihat tampan. D*mn! "I should go." "You still owe me." Seperti tidak peduli, aku meninggalkanya dan detik selanjutnya dia menarikku begitu saja hingga dadaku begitu rapat dengan dadanya juga tangan besarnya sudah melingkar sempurna di pinggangku. "What?" ucapku pelan. "The deal, remember?" Oh, no. Aku berusaha melupakan hal itu, namun sepertinya tidak baginya. "What?" "Sesuatu yang kamu janjikan." "What?" ucapku lagi dengan suara yang semakin pelan. Takut dia akan meminta hal itu. "Your virginity," bisiknya tepat di telingaku.
    WpPart
    Complete
    BronSAn
    BronSAn
    (Selesai) (Tahap Republish+Revisi) "Heh, dengar ya, Rokka! Saya nggak bercanda, kalo kamu ngelakuin ini cuma buat main-main, mending kamu cari orang lain yang lebih pas, jangan saya!" tegas Zora, merasa dipermainkan oleh Rokka yang menurutnya masih kekanak-kanakkan. "Ya ampun, dengar ya Tante Zora Lily Anggraini," ucap Rokka sambil menempelkan kedua tangannya di bahu Zora dan membalikkan tubuh Zora agar berhadapan dengannya . "Saya Rokka Sebastian Guntoro, tidak pernah merasa mempermainkan Tante Zora, saya serius tentang perbuatan saya saat ini, karena saya ingin lebih dekat dan mengenal Tante Zora" tutur Rokka panjang lebar dengan mata yang menatap kedalam mata coklat terang Zora. *** "Ku tak peduli dengan status mu, usia mu, maupun sifat mu. Yang ku pedulikan hanya rasa cinta tulus mu, walau belum mengalir dari lubuk hati mu. Tap, aku yakin dengan semua sifat dan tingkah laku ku, rasa cintamu akan menerjang deras untukku. Dan apabila itu terjad, aku berjanji akan membahagiakan kamu." - ROKKA SEBASTIAN GUNTORO "Ku tau dibalik sifat dan kelakuan mu, terdapat banyak sekali rasa cinta yang kau simpan untuk ku, tapi mau bagaimana lagi? Aku tak bisa membalasmu. Bukan karena tidak mencintaimu, melainkan ketidaksanggupanku untuk mencintai dan berbagi kebahagian kepada orang lain, terutama dirimu." -SYAZORA LILY ANGRAINI #133 in romance (1 Mei 2017) #80 in chiklit (6 Nov 2017) Proses republish (NEW COVER) Note : Ini cerita pertama Nay yang berhasil tamat, harap maklum jika ada tanda baca dan beberapa kesalahan dalam penulisan. Lain waktu akan di revisi kembali. Pinktoscanila©15-03-2017
    WpPart
    Complete
  • Girl In White Lingerie (COMPLETED)
    Girl In White Lingerie (COMPLETED)
    WARNING!!! 21+ (Sudah diperingatkan ya. Jangan ngeyel yang belum cukup usia) *Belum diedit sedikitpun. Penuh gramatikal eror.* "Tidak! Jangan mendekat!" teriakku takut. Aku bersembunyi di sudut ruangan. Cahaya rembulan yang menyisip memasuki jendela melalui sela-sela tirai perlahan memampukan mataku untuk melihat sosok itu. Tinggi dengan tubuh atletis. Ototnya yang terbalut sempurna dengan tiga lapisan tuxedo membuatnya lebih terkesan maskulin. Aku menelan ludah keras. langkah beratnya semakin mendekatiku. "Aku bilang berhenti!" teriakku lebih keras, suaraku bergetar ketakutan.
    WpPart
    Complete
    BAGAIMANA MALAM INI? KAMU SUKA? [END]
    BAGAIMANA MALAM INI? KAMU SUKA? [END]
    Warning!!! HANYA BERISI ADEGAN ROMANSA, LATAR BELAKANG CERITA DAN ADEGAN DIBALIK KEBERSAMAAN KE-DUA TOKOH MAUPUN KEHIDUPAN PRIBADI TIDAK DIJABARKAN. 18+ Cerita ini hanya untuk unyu-unyuan saja. _______________________________ Gifta tidak pernah menduga bahwa perjodohan dengan Anggar Linggarjati akan mengubah hidupnya dalam sekejap. Sebagai dokter spesialis yang dingin dan tampak tidak tertarik pada siapa pun, Gifta pikir pernikahan mereka akan berjalan tenang, tanpa banyak interaksi. Namun, di malam pertama pernikahan mereka, semua asumsi Gifta hancur berantakan. Anggar, yang selama ini terlihat acuh tak acuh, tiba-tiba menunjukkan sisi yang tidak pernah Gifta duga-sikap mesra, perhatian, bahkan menggoda dengan cara yang membuat Gifta bingung dan ngeri sekaligus. Apakah ini benar-benar Anggar yang selama ini dikenal sebagai sosok yang berwibawa dan tenang? Tapi, kenapa tiba-tiba ia menjadi sosok yang berbeda begini? "Ka-kamu kenapa sih? Kok dekat-dekat gini" "Emangnya kenapa? Kita kan udah nikah, jadi sah-sah aja aku dekat-dekat gini." "Ya tapi kan -aaaww, Anggar! Kamu ngapain?" Suaraku memekik kaget, syok dengan apa yang baru saja terjadi. Aku ingin segera bangun, tapi nggak bisa. Kekuatan Anggar dalam mengurungku di luar batasku, ingin rasanya aku menendangnya tapi lagi-lagi itu hanya niat semata. Mau tahu apa yang ia lakukan padaku barusan? Anggar, menggigit telingaku. Bayangkan saja, telingamu tiba-tiba digigit dan bahkan dijilat. Kelakuan tidak senonoh macam apa ini? Ini pelecehan namanya. "Ternyata kamu enak banget dipeluk-peluk gini."
    WpPart
    Complete
  • LOVE LINE
    LOVE LINE
    [ 𝐓𝐄𝐋𝐀𝐇 𝐃𝐈𝐓𝐄𝐑𝐁𝐈𝐓𝐊𝐀𝐍 ] PENERBIT : BUKUNE PUBLISHERS /// Beberapa part telah di hapus. Lihat versi cetak untuk full part • Ranjang ku melesak ketika pria itu naik ke sampingku. Tubuh pria itu terasa hangat dan kokoh. Aku mengulurkan tangan untuk menyentuh lengan kanannya perlahan, hanya itu, karena aku merasa jantungku akan segera berdebar sampai meledak jika aku memaksakan diri untuk menyentuh bagian lain tubuhnya. Pria itu menyapukan bibir di atas bibirku pelan, membuat ku memejamkan mata dengan berdebar. Sekarang aku merasa telah menemukan sumber mata air paling memabukan setelah membuat diriku sendiri melewatkan suluruh hidup di gurun pasir kering. Mulut pria itu menekannya bibirku, menyisakan rasa asam bercampur manis dari anggur yang dia minum. Pria itu meletakkan tangan di atas payudara ku, terasa pas dan hangat di atas gaun tidurku yang tipis, tubuhku gemetar hebat seakan ada jutaan kupu-kupu yang mengepakan sayap dalam perutku. Aku membuka mulut membiarkan pria itu semakin dekat. Tanganku tidak malu-malu lagi, merangkul pundak lebar pria itu menekankan padanya seakan sedekat ini masih belum cukup. Pria itu memundurkan kepalanya, melakukan sesuatu hal yang membuat nafasku tertahan. Pria itu kemudian berbisik dengan suara serak yang membuat tubuh ku meremang hebat. "Kita mulai" Aku mulai kehilangan diriku sendiri...apakah aku bisa menyembunyikan getaran hatiku darinya? Romeo Arvino -- ©️ 2018, (youshim) NAMBYULL.
    WpPart
    Complete
    Mr. & Mrs Albrecht
    Mr. & Mrs Albrecht
    Arga baru saja melangkah keluar kamar, ponsel yang sempat tertinggal kini sudah di tangan. Namun begitu ia membuka pintu, langkahnya terhenti. Sosok itu sudah berdiri di ambang pintu-dengan senyum licin yang terselip di sudut bibir merah basahnya. "Mas, sebentar..." ucapnya lirih, lalu tanpa ragu memutar kunci pintu hingga terdengar bunyi klik yang terasa nyaring di tengah keheningan. Ia lalu berbalik, perlahan, seperti sengaja mempermainkan waktu. Tatapannya menusuk tajam, lembut tapi memabukkan. Langkahnya mendekat, tumit sepatu kecilnya menjejak lantai dengan bunyi halus yang menggema di kepala Arga lebih dari yang seharusnya. Ia mendekat... dan terus mendekat-hingga napasnya menghangat di kulit wajah Arga. Saat jarak hanya tersisa desah, ia berjinjit lalu melingkarkan tangannya ke leher Arga. Tubuh mereka kini bersatu tanpa celah, dan hidung mereka bersentuhan. Arga yang refleks merangkul pinggang ramping itu tahu, ini adalah awal dari sebuah ujian yang tak diajarkan di kitab-kitab kuning pesantren. "Aku lagi pengen, Mas. Sekarang," bisiknya nyaris tak terdengar, namun cukup untuk membuat darah Arga mendidih pelan. Bibir itu mencium bibirnya-hangat, basah, berani. Bukan ciuman biasa. Ciuman perempuan yang tahu pasti bagaimana caranya merobohkan benteng pertahanan laki-laki yang selama ini berdiri dalam istighfar. Arga sempat hanyut, meski sesaat. Tapi nurani santrinya masih hidup. Ia menarik diri perlahan, menyisakan napas yang masih beradu, dan dekapan yang belum ingin dilepas. "Jangan di sini... rumah Ayah, nanti mereka nunggu kita kelamaan," bisiknya, berusaha terdengar tenang padahal dadanya bergemuruh. "Mereka pasti ngerti. Kita suami istri, kan?" bisiknya menggoda. "Sekali aja, Mas... aku udah nahan dari tadi. Aku pengen kamu. Banget." Arga menunduk. Nafasnya dalam. Istighfar meluncur di batin, cepat dan berulang. Tapi yang satu ini bukan setan-ini godaan yang berwujud indah, harum, dan nyata.
    WpPart
    Complete
  • [COMPLETED] 7 Days
  • Married For Stimulate
  • The Rogue Hellion - #bountyhunterseries 2.0 [✓] 🔚
  • BronSAn
  • Girl In White Lingerie (COMPLETED)
  • BAGAIMANA MALAM INI? KAMU SUKA? [END]
  • LOVE LINE
  • Mr. & Mrs Albrecht

[COMPLETED] 7 Days

Apa yang akan kamu lakukan jika suatu hari kamu membuka mata dan menemukan dirimu berada di sebuah tempat asing tanpa satupun memori tersisa dalam ingatanmu? --- "Huh?!" Aku membuka kedua mataku ketika suara dentuman besar terdengar berdebam di kepalaku. Kedua bola mataku bergerak mengamati apa yang ada di sekitarku- sebuah rasa tak biasa kurasakan menelusup dalam benak. Sebuah perasaan asing. Namun pikiranku terasa begitu ringan-tak ada satupun yang melintas dalam kepalaku selain tiga hal tadi; jalanan malam, seorang wanita, dan sebuah ledakan besar. "Ugh-" Aku memaksakan diri terbangun dan sekujur badanku terasa sakit. Kuangkat kedua telapak tanganku yang berbalut perban. "Jalanan-gue kecelakaan kah?" Kuperhatikan sekitar dan aku tak sengaja menoleh ke sisi kananku. Jantungku seperti berhenti berdegup ketika kusadari bahwa aku tak sendiri di atas tempat tidur-seorang bayi lelaki berbaring di sebelah dan menatapku dengan kedua matanya yang membulat sempurna.

More details
WpActionLinkContent Guidelines