We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Menata Puing Hati

Menata Puing Hati

  • WpView
    Reads 439
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 9, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Aku sudah tidak dapat berseteru lagi dengan hatiku. Beberapa di antaranya tak lagi dapat kutata dengan baik. Terlepas setelah kamu menghancurkannya, aku membiarkan hatiku begitu saja. Rapuh, hancur, luruh, menjadi puing-puing lusuh, nyaris tak berupa lagi hatiku. Aku tak peduli dengan siapa saja yang mencoba menatanya. Tak ada yang dapat menata hatiku sebaik kamu menghancurkannya menjadi puing-puing. Maka apabila tak ada yang mampu, aku selalu menunggumu menata puing hatiku menjadi sebuah hati yang baru. Tak usah repot-repot dan tak boleh tergesa-gesa. Aku selalu menyimpan semuanya. Semua kenangan itu dengan baik. Tersimpan rapi di balik hatiku yang dulu. Kumohon, kembalilah! Aku ingin kamu menata puing hati. Milikku.
All Rights Reserved
#449
time
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love and confidential
  • Please choose me
  • KONSEKUENSI HATI
  • You And I
  • Cahaya Dirimu
  • love is you
  • SELAMA ITU KAH, APAKAH  KAU AKAN KEMBALI?
  • Lost In Love
  • F E E L I N G ✔✔✔ [Lanjut; Feeling 2]
  • -YOU-

segala hal di perjuangkan untuk mendapatkan hati, dan baper merajalela menjadi cinta rahasia "Gua suka kei sama lo" "Haha bercanda lu garing banget sial" "Gua serius" "Mauan dih" "Apa yang selama ini gua perjuangkan sama lu dan berusaha agar lu bisa moveon dari masalalu lu kei, butuh perjuangan apa lagi biar hati lu terbuka sama lembaran baru? Kapann kei?" "......." Terdiam dan bisu

More details
WpActionLinkContent Guidelines