Menata Puing Hati

Menata Puing Hati

  • WpView
    Reads 440
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 9, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Aku sudah tidak dapat berseteru lagi dengan hatiku. Beberapa di antaranya tak lagi dapat kutata dengan baik. Terlepas setelah kamu menghancurkannya, aku membiarkan hatiku begitu saja. Rapuh, hancur, luruh, menjadi puing-puing lusuh, nyaris tak berupa lagi hatiku. Aku tak peduli dengan siapa saja yang mencoba menatanya. Tak ada yang dapat menata hatiku sebaik kamu menghancurkannya menjadi puing-puing. Maka apabila tak ada yang mampu, aku selalu menunggumu menata puing hatiku menjadi sebuah hati yang baru. Tak usah repot-repot dan tak boleh tergesa-gesa. Aku selalu menyimpan semuanya. Semua kenangan itu dengan baik. Tersimpan rapi di balik hatiku yang dulu. Kumohon, kembalilah! Aku ingin kamu menata puing hati. Milikku.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Always Loving You
  • LOSE YOU (COMPLETED)
  • KONSEKUENSI HATI
  • F E E L I N G ✔✔✔ [Lanjut; Feeling 2]
  • Another Me
  • SELAMA ITU KAH, APAKAH  KAU AKAN KEMBALI?
  • Heart Waiting For You
  • Tentang Rasa (TAMAT)
  • love is you
  • Please choose me

Butuh waktu lama untuk menantinya. Saat dipertemukan kita harus berpisah dengan cepat. "Aku tau masih banyak yang butuhin kamu disini makanya aku gak ajak kamu pergi. Aku selalu sayang kamu walaupun aku udah pergi nanti. Jaga diri kamu baik-baik" -Ata- "Sejauh apapun kamu pergi aku akan selalu sayang sama kamu. Walaupun nanti ada yang gantiin kamu aku akan sisain ruang kecil di hati aku khusus buat kamu" -Dee- Sebuah cerita dengan segala ke-typo-an dan kesederhanaan. Terima kasih untuk yang bersedia membaca cerita ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines