Story cover for Menata Puing Hati by reykhaniputri
Menata Puing Hati
  • WpView
    LECTURES 438
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Chapitres 13
  • WpView
    LECTURES 438
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Chapitres 13
En cours d'écriture, Publié initialement juin 16, 2016
Aku sudah tidak dapat berseteru lagi dengan hatiku. Beberapa di antaranya tak lagi dapat kutata dengan baik. Terlepas setelah kamu menghancurkannya, aku membiarkan hatiku begitu saja. Rapuh, hancur, luruh, menjadi puing-puing lusuh, nyaris tak berupa lagi hatiku. 

Aku tak peduli dengan siapa saja yang mencoba menatanya. Tak ada yang dapat menata hatiku sebaik kamu menghancurkannya menjadi puing-puing. Maka apabila tak ada yang mampu, aku selalu menunggumu menata puing hatiku menjadi sebuah hati yang baru.

Tak usah repot-repot dan tak boleh tergesa-gesa. Aku selalu menyimpan semuanya. Semua kenangan itu dengan baik. Tersimpan rapi di balik hatiku yang dulu.

Kumohon, kembalilah! Aku ingin kamu menata puing hati. Milikku.
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter Menata Puing Hati à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#201miss
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
[SB I] Terperangkap Dalam Tanya [COMPLETED], écrit par Baits_
36 chapitres Terminé
[SUDAH TAMAT] Pernah dengar kata menunggu?. Tentu pernah bukan?. Namun banyak orang yang terkadang sangat lemah dan sering mengeluh saat menunggu. Bagaimana jika ku katakan menunggu itu indah? Mengapa? Karena kupikir dengan menunggu akan selalu ada rasa terselip, yaitu rindu. Mengapa aku menyukainya? Jawabannya adalah karena dengan rindu, pertemuan dengan seseorang yang ditunggu akan terasa lebih indah bahkan hanya dengan satu tatapan. Aku tahu, kata orang tatapan adalah panah terdahsyat syetan bagi orang yang tidak diperbolehkan untuk menatapnya. Namun apalah dayaku yang hanya seorang gadis faqir ilmu dan faqir amaliyah ilmu. Aku tahu yang dilanggar namun terkadang aku tetap saja melanggar. Aku tahu yang diperintah namun terkadang tetap saja menyanggah. Malam terlalu pekat hari ini, bahkan hingga satupun bintang tak ada yang terlihat. Sepertinya ia tahu akan rinduku. Tapi ku harap rinduku biarlah jadi rahasia hatiku dan Allah, agar tak perlu ada hati lain yang tersakiti oleh rindu ini. Masih tentang dialog yang sama yang ku katakan pada Allah. Tentang do'a untuk orang tua, untuk keluarga, untuk seluruh muslim dan muslimat, untuk mukminin dan mukminat, dan untuk satu orang yang terselip. Orang yang pernah, bahkan masih mengisi hatiku sampai saat ini. Aku tak tahu bagaimana wajahnya sekarang, tapi wajah kecilnya saat itu masih terpotret dengan jelas dalam memori ingatanku. Entahlah bagaimana aku bisa mencintainya, padahal jika menurut logika aku hanya terlalu serius menanggapi omongan anak itu. Nadhira Nur Azmi ,,, Ig ; @baitsnf Yt ; @Baits_
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 10
F E E L I N G ✔✔✔ [Lanjut; Feeling 2] cover
Another Me cover
[SB I] Terperangkap Dalam Tanya [COMPLETED] cover
Ketika Tulisan bercerita? cover
Lost In Love cover
Please choose me cover
Heart Waiting For You cover
Always Loving You cover
-YOU- cover
KONSEKUENSI HATI cover

F E E L I N G ✔✔✔ [Lanjut; Feeling 2]

17 chapitres Terminé

[ Noyaa Min ] Kemarin, kemarin, dan kemarin lagi, aku mencintai seseorang. Tetapi, hatiku salah memilih, dia memiliki pasangan yang mungkin tak dapat aku pisahkan, aku hanya akan menyakiti seseorang. Rasa ini terus aku pendam, tak akan pernah ada maksud untuk diungkapkan, rasanya salah sekali. Sungguh menyakitkan diam seperti ini, menyaksikan seseorang yang aku cintai bercanda gurau bersama dengan kekasihnya, temanku sendiri. Dia selalu menusuk hatiku dengan bunga setiap harinya, bukan soal cinta, tapi apa yang selalu ia katakan membuat aku jatuh cinta. Aku tak pantas bersamanya, apalagi memilikinya, pikiranku bilang pada hatiku 'bahwa dia terlalu sempurna' ini membuat aku berubah, sakit sekali. Sesekali aku menatapnya, gaya bicara yang selalu membuatku semangat, sempurna menurutku, ah-begitulah. Kembali, hatiku merasa bersalah saat aku melihat ia bersama kekasihnya yang datang tiba-tiba dan memeluknya dari belakang. Ah-aku selalu mengharapkan hal yang mustahil, semoga saja dia bisa menjadi milikku, tanpa aku harus menyakiti orang lain. Saat ini, aku masih saja menunggu, menunggu kapan ia bisa aku miliki, seutuhnya. _____________________✷______________________ [ Feeling ]