We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Hope, For Whom?

Hope, For Whom?

  • WpView
    Reads 167
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 19, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Saat itu yang bisa kulakukan hanya terdiam dan pasrah. Aku tidak pernah melihat ayah seperti itu, biasanya jika aku melakukan kesalahan ayah tak pernah marah dan saat aku bertengkar dengan kakak, ayah juga tidak pernah marah. Dan aku pun mengikuti permintaan ayah untuk terus belajar, sampai pada acara ulang tahun sekolah. Pada saat itulah aku mulai mengubah takdirku. Judul and sinopsisnya saya ubah karna dari awal nulisnya, saya kebingungan harus menulis seperti apa. Maklum karna baru pertama kali nulis. Dan mungkin genre-nya akan saya tambah. Kritik dan saran sangat diperlukan, agar saya bisa mengoreksi letak kekurangan dari cerita saya maupun apa yang perlu ditambahkan dalam cerita. Untuk vote, di vote atau tidak saya akan tetap mengucapkan terima kasih karna sudah mau meluangkan waktunya membaca cerita saya yang kurang bermutu. Hee ^.^
All Rights Reserved
#144
hope
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GOALS (END)
  • ALVIN (On Going)
  • SUGAR SUGAR LOVE (TAMAT)
  • SECRET
  • BYE, MANTAN! (TAMAT)
  • Cinta Beda Agama || Antara Masjid Dan Gereja
  • ALZEA
  • Self Injury's(complete)✔
  • I Want U! (Tamat)

Bahwa sesungguhnya gue bingung mau nulis cerita apa. Memulai dari mana dan harus bagaimana. Ini adalah tulisan pertama yang gue up. Sebelumnya ga pernah gue up. Gue baca sendiri, udeh. Tetiba aj pengen share tulisan gue yang ga seberapa ini. Yang ga jelas ujungnya dimana. Yang ga tau ini cerita atau cuma sekedar tulisan aneh yang pengen gue pamerin. Ok kenapa gue suka nulis? Karna gue suka ngayal. Apa aja bisa gue khayalin, dari yang gue pengen banget punya kembaran cowok tampan sampai gue kena penyakit kanker, amit-amit sih. Dari bangun tidur sampai berak pun gue bisa ngayal. Ini apa karna gue sering nonton sinetron ya dulu, atau keseringan dicekokin nyokap gue sama bollywood waktu kecil. Nah dari pada cuma sekedar khayalan gue, mending gue tuangin dalam tulisan ini. Tapi kali ini bukan khayalan, ini cerita nyata, mungkin. Sekilas tentang gue, gue sekarang udah kerja. Kerja yang katanya gaji tidak seberapa tapi resiko besar luar biasa. Menyampaikan bilangan bulat dengan asik mendebat. Mengajari mereka rumus berpangkat, sambil mengingatkan negeri akhirat. Cukup ya itu saja perkenalannya. Nah gue mau cerita tentang sepasang manusia yang tak pernah bertemu tapi memadu rindu. Katanya sih cerita nyata. Tapi menurut gue sih biasa. Hanya cerita sepasang manusia. Tapi semoga dibaca, dan menjadi suka. Karna ini tulisan pertama, tolong kasih vote dan komentarnya. Terimakasih banyak ya....

More details
WpActionLinkContent Guidelines