Senja & Fajar

Senja & Fajar

  • WpView
    Membaca 38
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Jun 17, 2016
WpInfo
Fiksi
Aksi dan Thriller
Senja, perempuan cuek dan nyentrik yang mendapat tawaran menjadi jurnalis freelance di sebuah majalah remaja lokal untuk membahas keindahan Indonesia. Kemudian ia bertemu Fajar secara tidak sengaja di pedalaman Papua. Hatinya terketuk ketika mendengar penuturan Fajar dari sudut pandang yang berbeda tentang arti sebuah perjalanan. Fajar, laki laki yang sangat mencintai jelajah alam. Baginya, pedalaman adalah tempat terdamai sebagai pelarian singkat akan keramaian kota. Kemudian Ia bertemu Senja secara tidak sengaja di pedalaman Papua. Mendadak hatinya terketuk oleh rasa cinta ketika tidak sengaja melihat Senja sedang menikmati senja dengan mata tertutup. Damai, menenangkan. Cukup dengan duduk berdua menikmati terbit dan tenggelamnya matahari. Tidak perlu ada kata-kata manis. Tidak perlu saling menggenggam tangan. Tidak perlu saling berpelukan. Alam dengan sendirinya mempertemukan, menyatukan, menggenggam sekaligus memeluk perasaan mereka. Akankah mereka?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Cerita di Balik Senja
  • Di Ujung Senja Fajar Menunggu Terbit
  • Aku Jarak dan Dia
  • JINGGANYA SENJA (Lengkap)
  • Senja dan Fajar
  • Sahabat atau Cinta
  • Fajar dan Senja [SELESAI]
  • Senja Di peluk Awan
  • Senja Kaylara [ END ]
  • Sunrise Become Sunset (End)✓

"Senjanya bagus banget," suara gadis kecil yang sedang berdiri menatap langit yang berwarna oranye dengan angin yang menyapu pelan wajahnya. "Ayah... Ayah lihat! Langit nya bagus banget," Jawab gadis kecil itu dengan senyum bak bulan sabit pada wajahnya. Laki-laki berbadan tegap dengan struktur wajah yang tidak jauh dengan gadis kecil di hadapannya, kini berjongkok untuk menyamakan tingginya dengan gadis itu. Lebih tepatnya, mereka adalah sosok ayah dan seorang anak. "Senja, Senja tahu, kenapa ayah memberi nama Senja, itu 'Senja'?" mendengar pertanyaan yang tidak bisa di jangkau oleh pikiran anak kecil yang bernama senja itu, ia hanya menggeleng. Lalu, ia bertanya " memangnya kenapa ayah?" Tanya Senja pada sang Ayah. "Karena Senja itu indah, dia juga ikhlas, dan dia selalu mengingatkan ayah pada almarhum ibu kamu, Senja." Senja mengerutkan alisnya, ia bingung dengan apa yang ayahnya ucapkan. "Senja masih nggak tahu maksud ayah." "Nggak papa sayang, saat ini Senja memang belum mengerti. Tapi nanti, Ayah yakin kamu pasti mengerti maksud ayah. Oke Langit Senja?" "Oke ayah!" Senja memeluk Ayah nya dengan erar tanpa sekat sedikitpun.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan