Begining

Begining

  • WpView
    Reads 194,292
  • WpVote
    Votes 16,630
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 13, 2023
Dari puluhan penghuni sekolah ini kenapa harus gue yang berurusan sama orang kayak dia? Takdir terlalu unik dan terkadang menyebalkan. -Alkan Farid Untuk ukuran anak SMA, dia emang sok dan menyebalkan. Berdoa saja semoga gak akan satu kelas lagi dengan dia disemester selanjutnya. -Adam Hammington {Ketua Kelas dan Wakil Ketua Kelas adalah titel yang cocok} Menjadi sepasang ketua kelas dan wakil ketua kelas sejak kelas sepuluh memang penuh suka dan duka bagi Alkan dan Adam. Belum lagi ketika mereka naik ke kelas sebelas, takdir -atau yang lebih tepatnya Guru BK- menyatukan mereka kembali menjadi satu kelas. Tidak luput dengan titel mereka, Ketua kelas dan Wakil Ketua kelas untuk kedua kalinya. [Untuk pertama kalinya, saya buat cerita berlatarkan Indonesia asli. Kehidupan remaja SMA. Maaf kalau mungkin ada yang tidak suka dengan alurnya karena terlalu asli Indo. Haha] Happy reading, guys! Maaf slow update!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RESURGERE: The Andalas of Nusan [CH]
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  •  Tunggu Aku Dirumahmu Ukhti
  • [END] Blind Rainbow
  • Abimana Si Musang [BL] (lengkap)
  • Backstreet
  • CLASS F
  • DELKA

_____ Dunia ini dulunya hanyalah hamparan biasa, hingga kekuatan magis pertama kali terlahir dari kehendak alam. Namun, sihir yang seharusnya menjadi anugerah justru disalahgunakan. Orang-orang yang tidak bertanggung jawab memperlakukan kekuatan mereka sebagai alat untuk berkuasa, tanpa peduli akan kehancuran yang mereka tinggalkan. Dari keegoisan itu, lahirlah kekacauan, perang, dan penderitaan. Hingga akhirnya, sebuah tekad baru muncul, tekad untuk mengendalikan sihir, bukan dikendalikan olehnya. Para pemimpin membangun tatanan baru, aturan yang mengikat, dan tempat-tempat pembelajaran bagi mereka yang terlahir dengan bakat magis. Namun, sejarah selalu berulang. Di tengah damai yang rapuh, bayang-bayang keserakahan kembali mengintai. Dan kini, seorang pemuda harus menemukan jalannya sendiri di dunia yang gila ini, siap atau tidak, mau atau- "TIDAK MAUUUUU!!!" "Heh! jangan menolak! Kau akan ke Akademi besok! ingat!" "Aku tidak mau~ huaa kehidupan malas ku akan hancur." "Kalau kau menolak, koleksi cacing beracun mu akan ku bakar." ". . ." "Yah merepotkan. Mungkin lebih baik aku tidur, dan pura-pura dunia ini baik-baik saja." -Indonesia . . . ! PERINGATAN GARIS KERAS. INI ADALAH CERITA FIKSI PENGGEMAR DARI FANDOM COUNTRY HUMAS (CH). Buat baca cerita ini, paling tidak pembaca harus tahu apa itu Fandom Countryhumas. Kalau males tahu, pintu toilet sebelah sana⇱ Di ambil dari kisah fiksi author sendiri, gak ada sangkut pautnya sama dunia nyata, mau itu tatanan masyarakat, jabatan, posisi, hukum dan sebagainya. Penulis cuma manusia biasa yang pastinya tak lepas dari kekurangan. Inspirasi cerita? Lumayan banyak (?) dan penulis belum bisa nyebutin satu-persatu. Tapi salah satunya ada unsur cerita "Epistrofi" (bagi yang tahu) Kalau kalian nganggap ini cerita penyimpangan... Ambil wudu deh. "Menjiplak bukan karena tidak bisa berkarya, tapi karena terlalu malas untuk mencoba." - Appelmerah, 2025 [ Not BL/BXB/HOMOSEKSUAL DAN SEBAGAINYA]

More details
WpActionLinkContent Guidelines