Shortness

Shortness

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 17, 2017
Seperti secangkir teh hangat beraroma lemon-jasmin dipantai pasir putih, di sesap saat mentari mulai menampakkan anggunnya. Menenangkan. Ini hanya kompilasi dari perasaan yang sering terinfeksi. Galau. Kasmaran. Merindu. Hilang harapan dan sebagainya. Kumpulan kelabilan penulisnya, hehe.. Tolong hargai dan hormati yaaaa.. Kita kan sesama penikmat sastra nih, jadi jangan ada jiplak-jiplakan, jangan ada tiru meniru yaaa pembaca yang baik hatinya Hargai usaha dan kerja keras dalam prosesnyaaa, makasih✌
All Rights Reserved
#193
mengikhlaskan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja Yang Tak Berulang [Cerpen]
  • Ombak Rindu dan Janji Terakhir (TAMAT)
  • Luka dan Malam [END]
  • PROSPECT HEART (End)
  • Aksara Bercerita
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • BUNGA KEMBALI
  • ARGA
  • Aksara Tak Bertuan
  • PERAYAAN PATAH HATI

"Cerita ini adalah tentang waktu yang berlalu, tentang perasaan yang terabaikan, dan tentang keputusan-keputusan kecil yang akhirnya membentuk siapa kita. Seperti pelangi yang hanya muncul setelah hujan, cerita ini hadir untuk menunjukkan bahwa di balik setiap kegelapan ada keindahan yang menunggu untuk ditemukan. Baca dengan hati terbuka, dan biarkan kisah ini membawa kamu ke dalam perjalanan yang lebih dalam, di mana setiap perasaan yang terungkap adalah bagian dari cerita yang lebih besar dari yang pernah kita duga. Seperti senja yang perlahan menghilang di cakrawala, cerpen ini akan menyentuhmu dengan lembut, meninggalkan jejak yang tak mudah dilupakan. Cerita ini bukan sekadar rangkaian kata, melainkan jembatan menuju emosi yang mungkin pernah kau lupakan. Siapkah kau untuk menjelajah?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines