Broken Heart Syndrome

Broken Heart Syndrome

  • WpView
    Reads 766
  • WpVote
    Votes 256
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 10, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Kesedihan yang mendalam, kekecewaan yang berlipat, keputusasaan yang mendera, perasaan tidak dihargai, Dan penyesalan. Bagaimana perasaan kalian ketika kehilangan seseorang yang kalian sayangi?. Sedih? Sakit? Putus asa? Semua perasaan itu pasti muncul. Begitu juga pada Cattleya. Ia melihat dengan kedua mata nya, ketika Alvin sahabat kecil juga orang yang ia sayangi tertabrak sebuah mobil. Cattleya hingga mencegah hatinya untuk jatuh cinta, supaya ia tidak merasakan sakit ketika kehilangan. Sampai akhirnya, perasaan itu datang lagi. Dan datang kepada orang yang salah. Adakah orang yang bisa mengobati rasa sakit ini dan membuat nyaman? Ya, ada. Dan mungkin dialah orangnya. * "Jika ini mimpi, mimpi ini terlalu mengerikan untuk disebut mimpi. Jika ini kenyataan, ini juga terlalu pahit untuk dirasakan. Dan apakah bisa semua ini direlakan begitu saja dan menerima kenyataan pahit ini?" - Cattleya Citra Agatha - "Kalau kamu ga bisa ngerelain sesuatu kamu ga akan bisa nerima itu. Tapi kalau kamu udah merelakan, kamu bisa menerima tanpa harus melupakan." - Alfarendra Neo Lee - "Kita memang harus melupakan hal yang seharusnya kita lupakan. Tapi jangan kenangannya. Namun melupakan ini yang sulit dilakukan." - Aldan Zaryano Feryawan - 💔 Copyright 2016 Evi Adriah
All Rights Reserved
#103
alvin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Name is SYANARA (COMPLETED)
  • Guntur ; BAD BOYFRIEND [SUDAH TERBIT]
  • Together ✓[COMPLETED]
  • Raden
  • The Real Of Me
  • Hidden
  • sorry (COMPLETE✔✔)
  • Bara [REVISI]
  • CHAVANDA (End)

"Kamu ga akan pernah pergi, rumah kamu di sini kamu harus bareng terus sama Bunda" ucap Airin menahan putri bungsunya. "Maaf Bun, Ara pengen cari kebahagian Ara dan kebahagian itu ga Ara dapet di sini" ucap Ara sembari melepaskan tangan Airin yang menahannya. "Kamu akan pergi kemana? Cukup ikhlaskan Alvino dan semuanya ga ribet kayak gini" "Ayah ngomong gampang tapi aku yang jalanin susah! Sekarang coba Ayah yang ada di posisi aku, aku suruh Ayah pisah sama Bunda apa Ayah mau? Bertahun-tahun Fira selalu nomor satu di hati Ayah, tapi aku? Selayaknya pesuruh, selalu nurut apa kata penyuruhnya" Ara berkata dengan air mata yang semakin mengalir deras, ingin cepat pergi dari sana, "Apa Ayah pikir semua yang Ayah suruh dan aku turutin itu bikin aku bahagia? Jawabannya enggak!" Penasaran? Yukk langsung bacaaa

More details
WpActionLinkContent Guidelines