Bitch Diary

Bitch Diary

  • WpView
    GELESEN 104,360
  • WpVote
    Stimmen 2,154
  • WpPart
    Teile 18
WpMetadataReadAbgeschlossene Geschichte Mi., Mai 24, 2017
WpInfo
Belletristik
Romantik
Kesedihan, kesakitan, tak di hargai, menjadi makananku sehari hari. Tak ada yang bisa aku salahkan karna memang ini salahku, ini karmaku. Dan maaf harus membuatmu merasakannya karnaku. -jennifer Dove- Keegoisanku membuatku menyesal, ketidak pekaanku membuatnya menderita, maafpun tak akan berguna lagi. Maaf harus membuatmu melewati semuanya sendiri. Aku memang brengsek, bahkan dengan hatiku sendiripun aku tak kenal -jason brown-
Alle Rechte vorbehalten
#29
cancer
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • The Struggle of Love
  • Breakdown : Tears Of An Angel
  • Sehangat Maaf Mentari (Tamat)
  • My Heartbeat
  • It's So Hurtful [END]
  • Regret
  • ''' REGRET AND HOPE ''' [ SELESAI, END]  Fajri Un1ty And Member Un1ty
  • I'm Sorry Mila
  • Jayden [ONESHOOT] ( ✅)
  • The Last Hope [ END ]

Menjadi wanita simpanan itu sungguh menyakitkan. aku benar - benar menyesal telah melakukan itu. sungguh gila cinta itu. sampai - sampai tidak bisa berfikir bagaimana kedepannya. dan lebih menyesal lagi aku telah menyerahkan semua yang ku miliki untuknya. dan setelah itu dengan mudahnya ia meninggalkan ku dan datang dengan tiba - tiba hanya menginginkan sesuatu yang sangat berharga. permata hatiku. - Nisfa Arum Nabila Maafkan aku sayang yang telah meninggalkanmu dengan sejuta masalah. kau menghadapi masalah itu hanya sendiri. betapa brengseknya diriku ini. kau memang wanita simpananku tetapi bagi ku kau bukan wanita simpanan tetapi calon istri yang sebenarnya dan calon ibu untuk anak - anakku sekarang dan selamanya. tolong, kembalilah aku benar - benar menyesal telah meninggalkanmu hanya karena masalah sepeleh. - Dendy Rama Anthony

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien