Story cover for Hilang by abcdeyabc
Hilang
  • WpView
    LECTURES 19,503
  • WpVote
    Votes 1,103
  • WpPart
    Chapitres 24
  • WpView
    LECTURES 19,503
  • WpVote
    Votes 1,103
  • WpPart
    Chapitres 24
En cours d'écriture, Publié initialement juin 18, 2016
Ia telah menjadi bagian dari hidup Aina.
Membuatnya berlalu lalang dalam pikirian Aina,
Menenggelamkan, lalu menyelamatkannya tanpa alasan.
Ia hadir lalu pergi meninggalkan luka, dan kembali untuk mengobatinya.
Pada masanya dia benar-benar memutuskan untuk pergi
Meninggalkan abu dalam hati Aina.
Meruas kiri dan kanan menjadi kenangan yang sulit dilupakan.
Ketika akhirnya kebenaran terungkap dengan mengejutkan.
Bagaimana bisa Aina seperti ini?
Harus kehilangan,
Merelakan,
Disaat masih berharap untuk bersama
Harus berapa kali ia merasa kehilangan?
  
  -Hilang, 2016
  
  
  
  
  #WARNING#
  Part 1 until ..... Masih tidak jelas tanda bacanya, mohon dimaklumi ?
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter Hilang à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#443airmata
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 7
Kamar Kosong 13 S2 [End] ✓ cover
Full Of Scratches cover
Sekian Kalinya [END] cover
Ikhlasku Merelakanmu (END) cover
AKU TAK PERCAYA CINTA, AYAH! (TAMAT) cover
CHRISTIAN EL DANDELION [ The End ] cover
DUNIA FLORA cover

Kamar Kosong 13 S2 [End] ✓

18 chapitres Terminé

[COMPLETED] Kehilangan seseorang untuk selamanya bukanlah hal kecil, rasa sakit dan amarah yang tersimpan di dalam hati akan terus menyeruak keluar menentang takdir yang ada. Namun jika apa yang kita pikirkan ternyata tak sesuai dengan kenyataan, apa yang akan kita lakukan? Kejadian empat tahun lalu membuat semuanya berduka, setiap momen yang mereka lewati mempunyai luka nya tersendiri. Namun ternyata takdir berkata lain, kehadiran sosok manis yang mereka tunggu tunggu dan pikir sudah pergi, ternyata kembali. Melengkapi harmonisnya hubungan kekeluargaan antara mereka semua. Gadis yang berada di ambang kematian, berusaha keluar dari situasi yang mencekam. Dia seakan-akan di telan oleh ganas nya api yang membara, namun siapa sangka, takdir Tuhan berkehendak lain. Selamat datang kembali, Flora.