Moon The Memories

Moon The Memories

  • WpView
    Reads 104
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 17, 2016
WpInfo
Fiction
Fantasy
_____________________________ Mimpi? Memang ini mimpiku sih... Tapi bukan ini inginku!!! Hidup dan menetap dibulan. Sampai kapan? ________________ | Sampai mati !? | --------------------------- ______________________________
All Rights Reserved
#24
sortstory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mamaku Mantan Antagonis (Tamat)
  • BYE, MANTAN! (TAMAT)
  • Capuccino Sore Itu  ✅ [Tamat dan sudah Direvisi]
  • Villain Also Has A Reason [END]
  • Beautiful & Broken
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • ALZEA
  • I Want U! (Tamat)

Apa hal terburuk yang bisa dialami seseorang? Korban perselingkuhan? Kemiskinan? Cinta ditolak? Hahahahaha kuberi tahu: mati dalam kubangan kemiskinan kemudian isekai jadi anak tokoh jahat kelas teri. Iya, tidak salah baca kok. Kelas teri. Mohon maaf. Aku tahu diriku manusia yang tidak luput dari dosa dan kekurangan, tapi tolong jangan lempar aku ke dunia novel tragis yang diperuntukkan bagi pembaca 21 plus dong! Apa tidak ada kloter dunia lain? Misal, menjadi liliput di negeri pelangi? Apa gunanya isekai sebagai bayi? Bayi oek oek? Bayi tanpa kekuatan? Bahkan yang terburuk selain jadi bayi, cerita utama telah selesai dan karakter jahat sudah mendapat karma! Percuma aku login di sini! Tidak ada yang bisa kuperbaiki? Male lead telah menjadi raja. Raja! Mamaku jadi orang miskin. Miskin! Oh aku ingin menghancurkan dunia! "Awaaaaaaaa!" *** "Madam, ada yang salah dengan bayimu." Pria yang menjadi pelanggan lukisan mamaku makin mirip penguntit. Dia aneh! Aneh! Sebagai balita baik hati, aku harus pasang badan dan melindungi mamaku yang tidak kompeten! "Kita perlu bicara. Sekarang!" Gawat! Bahaya! Bahaya! Mengapa male lead ada di sini? Apa dia tidak puas membuat mamaku jatuh miskin? "Awaaaaaaaaaaaaaa!" Mengapa ranjau darat bertebaran ke mana pun mamaku melangkah? Tolong! Aku hanya ingin hidup tenang! ... atau kulenyapkan saja semua pengganggu?

More details
WpActionLinkContent Guidelines