Gotham Lullaby 2 : Hardest

Gotham Lullaby 2 : Hardest

  • WpView
    Reads 87
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 5, 2017
Harapan satu-satunya hanyalah kekasihmu. Dia bisa menjadi lawan sebanding dengan Hong Feng dan dia ku harap tidak suka menggigit yang belum menjadi bagiannya." "Master, kita akan bagaimana?"tanya semua ilmuwan dan asisten yang menunggu perintahnya penuh harapan selamat kepada Kris. "Tetap lanjut ke padang belakang. Aku tau masih ada harapan disana untuk kita hidup." Semua mempercepat langkahnya,kekasihku didepan sana masih dirantai dan diborgol kuat diantara tangan kekar bagian keamanan di W ke-7. Kemudian, listrik tiba-tiba sedikit meredup dan kembali terang. Disaat bersamaan pula suara menggelegar, mengguncang, seperti ada benda besar yang terjatuh dari meja. Suara itu berasal dari lorong depan sana. "Jangan turuti rasa paranoid kalian. Cepat terus berjalan!" "Hyung, bisakah kulakukan sesuatu lain yang mampu menyelamatkan 'sisanya'?"
All Rights Reserved
#77
exofanfiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Forgotten Us
  • 𝐒𝐮𝐝𝐝𝐞𝐧𝐥𝐲 | Choi Soobin ① ✔️
  • Maniac (kapal cemara)
  • [2] CARVE OUT THE PAST✓
  • No Time To Die
  • Shadows in the Constellation: Born of the Lost Star [BINHAO/HAOBIN]
  • Avatar System: Brain Games (END)
  • Glitch

Hi hi! It's my original fanfic is here! Dramione AU! Perhatikan Tag! Cerita ini slow burn, slow romance :) Disclaimer!! Semua karakter yang ada di buku ini sepenuhnya milik J.K Rowling! "Jadi, tugas kita mencari dokter kami dengan selamat, membongkar rencana jahat mereka dan mengamankan batch ramuan itu sebelum mereka bisa menggunakan semuanya! Itu bisa menjadi neraka bagi kita!!" . Bahunya tidak sengaja menempel lengan Hermione. Nafasnya yang hangat menyebar ke sekitar area pendengar Hermione. Bau nafasnya yang segar -peppermint- membuat bulu kuduk leher Hermione berdiri. Dia merasakan déjà vu. "Diamlah Malfoy! Jika aku bisa mengatasimu sewaktu di Hogwarts, aku juga bisa mengatasimu sebagai partner. Jika aku tidak terpilih dalam misi ini, aku tidak akan berhadapan denganmu lagi! Tidak akan pernah!" Balasnya dengan nada yang pelan, tapi mengandung amarah. Badannya masih tegap tapi kepalanya menoleh tidak suka kearahnya. . Hermione melihat ada kursi kosong disebelah pria yang menurutnya tidak asing. Dia langsung duduk disampingnya. Mengingatkannya dengan seseorang dengan rambut pirang platinum. Apakah Hermione salah mengenalinya? Pria ini memiliki warna rambut yang sama tapi sedikit lusuh warna rambutnya dengan rambu panjang yang dikat. Helaian rambutnya menghiasi keningnya. Tapi ada bekas luka yang berawal dari pangkal alisnya melintasi pangkal hidungnya. Tunggu... Ini wajahnya semakin tidak asing. Tidak salah lagi- "Malfoy??"

More details
WpActionLinkContent Guidelines