Story cover for Lush Life by QWSya_
Lush Life
  • WpView
    Leituras 348
  • WpVote
    Votos 25
  • WpPart
    Capítulos 5
  • WpView
    Leituras 348
  • WpVote
    Votos 25
  • WpPart
    Capítulos 5
Em andamento, Primeira publicação em jun 19, 2016
Kenapa di dunia ini harus ada yang namanya cinta? Dan kenapa cinta harus datang pada gue?
Se-nakal nakalnya gue! Gue juga punya hati! 
Tapi hati gue enggak untuk dipatahin! 
Pada akhirnya cinta itu tragis! 
Cinta itu bullshit yang menurut gue!
Kalo cinta kek gini! Gak bakalan mau gue ngerasain yang namanya cinta! 
Enggak untuk yang kedua kali!!
-Caramell Deluna-
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar Lush Life à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#196tawuran
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Talvez você também goste
Slide 1 of 9
Caramel cover
Sweet Combat cover
DIFFERENT TWINS [ END ]  cover
One Day (COMPLETE) cover
ALEXON [END] cover
Behind The Smile cover
ALVINA cover
My Protector, Arvin [END] cover
I'm okay (END) cover

Caramel

67 capítulos Concluída

[ T A M A T ] "Punya mulut dijaga!" desis Caramel. "Ngapain gue jaga mulut gue buat orang yang kasar dan nggak tau sopan santun kaya lo!" balas Malvin ketus. Caramel mengangkat sebelah alisnya lalu berjalan mendekat kearah Malvin hingga jarak diantara mereka hanya tersisa setengah jengkal saja. Caramel berjinjit menyamai tinggi Malvin lalu ia langsung menggigit bibir bawah cowok itu dengan kencang. "Kan gue udah bilang, punya mulut dijaga." Caramel menyunggingkan senyum lalu melangkah pergi dari sana. Berawal dari pertemuan yang tak mengenakan dengan cowok berperawakan tinggi itulah yang malah membuat Caramel tak bisa jauh-jauh darinya. Selalu ada saja kejadian-kejadian yang melibatkan keduanya yang membuat mereka jadi tambah dekat satu sama lain, seperti seakan-akan mereka tercipta memang untuk dipersatukan. Cowok dengan nama belakang Adhitama itu telah berhasil menjadi kelemahan Caramel si gadis egois. Bertengkar karena hal spele sudah menjadi hal yang biasa bagi keduanya, sebab mereka bersatu pun karena sebuah rasa benci. Rasa benci yang kemudian berkamuflase menjadi rasa ingin memiliki. Tapi akankah mereka bisa terus bertahan dengan sifat egoisnya masing-masing?